Rektor Unsoed Terseret Dugaan Kejahatan Keuangan, Pembenahan Sistem Belajar Mendesak!

loading…

Tindak Kejahatan dugaan Kejahatan Keuangan yang menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq disoroti Dari Pengamat Belajar Indra Charismadji. Foto/Dok.SindoNews

JAKARTA – Tindak Kejahatan dugaan Kejahatan Keuangan yang menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq disoroti Dari Pengamat Belajar Indra Charismadji. Dia menilai pemerintah perlu Menilai sistem Belajar Setelahnya Tindak Kejahatan Kejahatan Keuangan kembali terjadi Ke lingkungan perguruan tinggi negeri (PTN).

Indra berpendapat bahwa Tindak Kejahatan Kejahatan Keuangan Ke perguruan tinggi negeri bukan kali pertama terjadi. Ia menilai Universitas Lampung sebagai salah satu perguruan tinggi negeri yang pernah terseret Tindak Kejahatan Kejahatan Keuangan.

Baca juga: KPK Geledah Rumah dan Rektorat Unsoed, Sita Produk Bukti Titipan Penerimaan Mahasiswa

“Tindak Kejahatan Kejahatan Keuangan perguruan tinggi negeri bukan yang pertama terjadi, seperti Universitas Lampung dan beberapa lain yang saya tidak ingat. Berarti yang dibutuhkan adalah perbaikan sistem,” ujar Indra kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, Tindak Kejahatan Kejahatan Keuangan yang kembali muncul Ke lingkungan perguruan tinggi negeri harus menjadi momentum Untuk memperbaiki sistem Belajar. Ia menilai pembenahan tersebut mendesak Untuk mengembalikan Belajar sebagai hak asasi.

“Tapi pembenahan sistem Untuk mengembalikan Belajar sebagai hak asasi itu urgent,” ucapnya.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Rektor Unsoed Terseret Dugaan Kejahatan Keuangan, Pembenahan Sistem Belajar Mendesak!