Madrid –
Perdana Pembantu Kepala Negara Spanyol Pedro Sanchez telah Mengintroduksi tiga hari masa berkabung nasional Bagi para korban kecelakaan kereta api berkecepatan tinggi yang menewaskan sedikitnya 40 orang.
Dilansir Bersama BBC Di Selasa (20/1/2026), PM Sanchez telah berjanji Bagi Mengusut penyebab tabrakan dua kereta api berkecepatan tinggi Hingga Spanyol selatan. Regu penyelamat terus dikerahkan Bagi mencari Hingga reruntuhan.
Lebih Bersama 120 orang terluka ketika gerbong kereta api tujuan Madrid itu tergelincir dan menyeberang Hingga jalur berlawanan. Di itu terjadilah tabrakan Bersama kereta api yang datang Bersama arah berlawanan Hingga Adamuz.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sanchez Melakukan Kunjungan Hingga lokasi kecelakaan bersama para pejabat senior Di Senin sore.
“Ini adalah hari duka Bagi seluruh Spanyol, Bagi seluruh Negeri kita,” katanya kepada wartawan.
“Kita Akansegera menemukan kebenaran, kita Akansegera menemukan jawabannya, dan ketika jawaban tentang asal usul dan penyebab tragedi ini diketahui, seperti yang seharusnya, Bersama transparansi dan kejelasan mutlak, kita Akansegera mengumumkannya kepada publik,” ucapnya.
Operator jaringan kereta api Adif mengatakan tabrakan terjadi Di pukul 19.45 waktu setempat Di hari Minggu (18/1/2026), Disekitar satu jam Sesudah salah satu kereta meninggalkan Málaga Di utara Hingga Madrid, ketika tergelincir Hingga jalur lurus Didekat kota Córdoba. Kecelakaan ini adalah yang terburuk yang pernah terjadi Hingga Negeri itu Di lebih Bersama satu dekade.
Menurut Pembantu Kepala Negara Transportasi Óscar Puente, kekuatan tabrakan Merangsang gerbong kereta kedua Hingga tanggul. Ia menambahkan bahwa sebagian besar korban tewas dan luka-luka berada Hingga gerbong Didepan kereta kedua, yang Di melaju Hingga selatan Bersama Madrid Hingga Huelva.
Regu penyelamat mengatakan puing-puing kereta yang hancur membuat sulit Bagi menyelamatkan orang-orang yang terjebak Hingga Di gerbong.
Puente mengatakan penyelidikan bisa memakan waktu setidaknya satu bulan, menggambarkan insiden itu sebagai kejadian yang sangat aneh.
Kantor berita Reuters mengutip sumber anonim tentang penyelidikan awal yang mengatakan bahwa para ahli telah menemukan sambungan yang rusak Di rel, yang menyebabkan celah Ditengah Pada rel melebar Di kereta melintas Hingga atasnya. Mereka menambahkan bahwa kerusakan Di sambungan rel merupakan Kunci Bagi mengidentifikasi penyebab kecelakaan.
Puente mengatakan jumlah korban tewas belum final. Para pejabat Di Melakukanupaya mengidentifikasi korban tewas.
Jenis kereta yang terlibat Di kecelakaan itu adalah Freccia 1000, yang dapat mencapai Kecepatanakses tertinggi 400 km/jam (250 mph), menurut juru bicara perusahaan kereta api Italia Ferrovie dello Stato.
Salvador Jimenez, seorang jurnalis RTVE yang berada Hingga salah satu kereta, mengatakan benturan terasa seperti Bencana Alam.
“Saya berada Hingga gerbong pertama. Ada Di ketika terasa seperti Bencana Alam dan kereta memang tergelincir,” kata Jimenez.
Rekaman Bersama lokasi kejadian Menunjukkan beberapa gerbong kereta terbalik. Petugas penyelamat terlihat Naik kereta Bagi Memikat orang-orang keluar Bersama pintu dan jendela kereta yang miring.
Seorang penumpang tujuan Madrid, José, mengatakan kepada penyiar publik Canal Sur bahwa orang-orang berteriak meminta Praktisi Medis.
Semua layanan kereta cepat Ditengah Madrid dan kota-kota selatan Malaga, Cordoba, Sevilla, dan Huelva telah ditangguhkan hingga Jumat.
Raja Felipe VI dan Ratu Letizia mengatakan mereka mengikuti berita bencana tersebut Bersama sangat prihatin dan menyampaikan belasungkawa terdalam mereka. Di tahun 2013, Spanyol Merasakan kecelakaan kereta api berkecepatan tinggi terburuk Hingga Galicia, Spanyol barat laut, yang menewaskan 80 orang dan melukai 140 lainnya.
Jaringan kereta api berkecepatan tinggi Spanyol adalah yang terbesar kedua Hingga dunia, Sesudah Tiongkok, menghubungkan lebih Bersama 50 kota Hingga seluruh negeri. Data Adif Menunjukkan bahwa jalur kereta api Spanyol Memperoleh panjang lebih Bersama 4.000 km (2.485 mil).
(bnl/wsw)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: PM Spanyol Umumkan 3 Hari Berkabung Bagi Korban Kecelakaan KA Cepat











