Jakarta –
Sebuah restoran legendaris Memperkenalkan Wacana penutupannya. Telah beroperasi Pada 50 tahun, kabar ini diiringi kesedihan Bersama para pelanggan setia.
Restoran tak hanya dapat diandalkan sebagai sebuah tempat makan. Ke beberapa yang telah beroperasi puluhan tahun silam Malahan juga menyimpan kenangan Untuk pelanggannya.
Tak sedikit pelanggan setia restoran yang sengaja datang Untuk makan sekaligus bernostalgia. Sayangnya, restoran-restoran legendaris ini justru gagal bertahan Di era persaingan Usaha yang Lebih tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satunya restoran Chinese Di Singapura yang Mutakhir saja Memperkenalkan Wacana penutupannya. Dilansir Bersama Vn Express, (13/2/2026), restoran Chinese legendaris Di Singapura, Prince Coffee House, Berencana tutup Ke pertengahan 2026.
|
Pemilik restoran Memperkenalkan penutupan bisnisnya Sesudah 50 tahun beroperasi. Foto: Vn Express
|
Restoran ini telah melayani pelanggannya sampai lima dekade terakhir. Pemilik sekaligus pengelola restoran, Jimmy Lim, mengatakan keputusan tersebut diambil Lantaran faktor usia dan kelelahan Sesudah bekerja tanpa henti Pada puluhan tahun.
“Sudah waktunya Untuk pensiun,” ujar Lim.
Ia yang kini telah berusia 80 tahun bertugas Untuk mengawasi operasional front-of-house Pada 50 tahun terakkhir. Wacana penutupan restoran Berencana bertepatan Bersama berakhirnya masa sewa tempat usaha mereka Di Juli 2026.
Selain faktor usia, ketiadaan penerus keluarga juga menjadi alasan kuat Di balik keputusan ini. Anak-anak Lim tidak tertarik melanjutkan usaha keluarga sebab sudah Memperoleh pekerjaan kantoran yang dirasa lebih stabil.
Prince Coffee House pertama kali dibuka Ke pertengahan 1970-an Di Shaw Towers, Singapura. Nama restoran ini diambil Bersama Prince Cinema, sebuah bioskop yang dulu beroperasi Di gedung yang sama.
Pelanggan setianya menyambut sedih sebab harus berpisah Bersama hidangan Chinese klasiknya yang khas. Foto: Vn Express |
Sesudah 13 tahun beroperasi Di lokasi awal, restoran ini sempat pindah Di Coronation Plaza Di kawasan Bukit Timah Pada 21 tahun. Di 15 tahun terakhir, Prince Coffee House menempati lokasi Di Beach Road hingga akhirnya memutuskan Untuk tutup Ke tahun ini.
Meski Berencana tutup, restoran ini masih Memperoleh pelanggan setia dan tetap ramai pengunjung. Lim mengungkapkan usaha tersebut sebenarnya masih berjalan cukup baik dan terus Menarik Perhatian pelanggan lama maupun Mutakhir.
Tetapi, kenaikan biaya hidup dan operasional membuat harga menu harus disesuaikan secara berkala. Sambil Itu menu Di Prince Coffee House tidak pernah berubah Pada bertahun-tahun.
Ciri khas menu Bersama rasa Minuman Chinese klasik ditawarkan Bersama harga Rp 133 ribu – Rp 452 ribuan. Sebab rasanya yang tak pernah berubah membuat banyak pelanggannya sedih ketika mendengar kabar Wacana penutupan Prince Coffee House.
(dfl/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Sedih! Restoran Chinese Legendaris Berusia 50 Tahun Ini Bakal Tutup Permanen












