Pegawai SPPG Dipecat usai Sindir Rakyat Jelata Kurang Bersyukur, BGN Bilang Gini

Jakarta

Salah seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ke Purbalingga Karangreja Tlahab Lor 1 dipecat usai membuat status WhatsApp menyindir rakyat yang kurang bersyukur.

“Peregengan sik, Sebelumnya Berusaha Mengatasi komentar rakyat jelata yang kurang bersyukur,” tulis tangkapan layar status tersebut yang diunggah @infopurbalingga, dikutip detikcom, Rabu (18/3/2026).

Sesudah statusnya menjadi viral, oknum karyawan SPPG tersebut Sesudah Itu Menyediakan klarifikasi Di meminta maaf Sebab bahasa yang dia anggap tidak pantas tersebut telah menyakiti banyak pihak.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di ditanya mengenai hal ini, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang sangat menyesalkan tindakan Di oknum karyawan SPPG tersebut.

Dirinya mengimbau kepada karyawan-karyawan SPPG lain Sebagai lebih bijak Untuk bersosial media.



“Boleh bermedsos tapi harus beretika tidak boleh merendahkan pihak manapun. Meski maksudnya membela Inisiatif MBG,” kata Nanik singkat Di dihubungi detikcom, Rabu (18/3/2026).

Oknum Karyawan Kena Batunya

Koordinator Daerah SPPI Kabupaten Purbalingga Mei Sandra, membenarkan adanya kejadian itu. Ia menjelaskan postingan tersebut dibuat Ke Jumat (15/3) Disekitar pukul 19.30 WIB.

“Betul Volunteer tersebut Di salah satu SPPG Ke Kabupaten Purbalingga, yaitu SPPG Purbalingga Karangreja Tlahab Lor 1, Yayasan Samingah Mendidik Indonesia. Dibuat tanggal 15 Maret Disekitar pukul 19.30 WIB,” kata Mei Di dimintai konfirmasi detikJateng.

“Tindak lanjutnya adalah Volunteer tersebut diberi Pembatasan diberhentikan Di SPPG dan membuat video permohonan maaf kepada Kelompok,” sambungnya

Sandra juga meminta maaf atas adanya kejadian tersebut. Ia berharap seluruh SPPG Ke Kabupaten Purbalingga tidak mengulangi kejadian yang sama.

“Saya selaku Koordinator Daerah SPPI Kabupaten Purbalingga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh Kelompok,” kata Sandra.

Bahwa kejadian tersebut sangat tidak etis serta Akansegera kita jadikan pelajaran bersama. Harapannya seluruh SPPG Ke Kabupaten Purbalingga dapat Memperbaiki SOP supaya Menyediakan pelayanan yang prima,” tutupnya.

Halaman 2 Di 2

(dpy/up)



Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Pegawai SPPG Dipecat usai Sindir Rakyat Jelata Kurang Bersyukur, BGN Bilang Gini