loading…
Menkes Budi Gunadi Sadikin Menyoroti soal stigma daging kambing yang sering Dikatakan sebagai penyebab utama hipertensi. Foto/Recipe.
Budi menjelaskan bahwa kambing Di ini sering dijadikan “kambing hitam” setiap kali orang Merasakan masalah Keadaan usai makan olahan daging kurban. Banyak orang mengira daging kambing adalah penyebab kolesterol Sebab lemak jenuhnya yang tinggi.
Baca juga: Benarkah Daging Kambing Karena Itu Penyebab Hipertensi? Ini Penjelasan Ahli IPB University
“Kasihan nih si kambing selalu dituduh menjadi kambing hitam. Dibilang kolesterolnya tinggi lah, lemak jenuhnya tinggi,” ujar Budi Untuk videonya.
Padahal, Budi menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Ia Menginformasikan, kandungan lemak jenuh Di daging kambing justru lebih rendah dibandingkan daging sapi.
Di mana per 100 gramnya, lemak jenuh Di daging kambing hanya 0,72 gram, Sambil sapi 3 gram.
“Per 100 gram, lemak jenuh yang ada Di daging kambing itu hanya 0,72 gram. Sedangkan lemak jenuh yang ada Di daging sapi, 3 gram,” jelasnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Daging Kambing Dituding Picu Kolesterol dan Hipertensi, Ini Kata Menkes











