Jakarta –
Penemuan harta karun arkeologi Ke Lebanon terus bermunculan. Tetapi, penggalian Ke sejumlah situs bersejarah harus dihentikan Lantaran gejolak Pertempuran Di Israel-Hizbullah.
Salah satu temuan terbaru berada Ke Maasser al-Shouf, kawasan pegunungan Ke tenggara Beirut. Arkeolog menemukan sisa kolom dan fondasi kuil Romawi yang diperkirakan berasal Di abad pertama Sebelumnya Masehi hingga abad kedua Masehi.
Pejabat kepurbakalaan Kementerian Kebudayaan Lebanon, Myriam Ziade, mengatakan kawasan tersebut Memiliki sistem bangunan yang lebih luas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situs itu Lalu diubah menjadi benteng Ke abad Hingga-12 hingga Hingga-13 Ke masa Pertempuran Salib. Penemuan bermula Ke 2017 Sesudah pemerintah setempat menemukan balok-balok batu berukuran besar Ke sebuah bukit.
Lima tahun Lalu, penggalian dilakukan bersama Regu Di sebuah universitas Italia dan Membeberkan reruntuhan kuil berukuran besar. Penggalian Ke lokasi itu rencananya kembali dilanjutkan.
Ziade menuturkan situs tersebut berada Ke jaringan jalan yang menghubungkan pesisir Mediterania Di Lembah Bekaa. Tak jauh Di sana, terdapat Baalbek yang terkenal Di kompleks kuil Romawi yang masih terawat dan menjadi salah satu landmark Lebanon.
Lebanon memang kaya Berencana peninggalan Di berbagai periode, mulai Di Fenisia, Persia, Romawi, Bizantium, era Pertempuran Salib hingga kesultanan dan kekaisaran Arab-Islam. Tetapi, konflik yang kembali memanas membuat Karya arkeologi ikut terdampak.
Sesudah Hizbullah yang didukung Iran terlibat Di Pertempuran Ke Timur Di Ke Maret lalu, Israel melancarkan serangan udara dan invasi darat Ke Lebanon selatan. UNESCO Lalu memasukkan sejumlah situs Lebanon Hingga daftar Warisan Dunia Di Bahaya, termasuk kota kuno Tyre yang Memiliki peninggalan Romawi dan hippodrome Di abad kedua.
Lima benteng Ke kawasan Jabal Amel, Lebanon selatan, juga masuk daftar tersebut. Salah satunya Benteng Beaufort Di era Pertempuran Salib yang direbut pasukan Israel Ke Mei.
“Sekarang kami fokus melindungi warisan Kekayaan Budaya Dunia yang terancam Ke Lebanon selatan dan Lembah Bekaa, khususnya kawasan Baalbek,” kata Kepala Kepurbakalaan Kementerian Kebudayaan Lebanon, Sarkis Khoury.
“Penggalian Ke Lokasi berbahaya telah dihentikan, dan misi arkeologi Ke seluruh Lebanon kini berada Di periode Karya yang sangat minim, terutama Ke Area selatan,” lanjutnya.
Regu arkeologi Di luar negeri juga disebut telah berhenti datang Hingga Lebanon. Meski begitu, penggalian masih berjalan Ke sejumlah Area utara.
Ke Batroun, arkeolog menemukan alat pemeras zaitun Di era Romawi Ke sebuah lahan pribadi, lengkap Di pemberat tembikar dan benda yang berkaitan Di produksi tekstil. Ke lokasi lain, ditemukan dua tambang batu yang masing-masing berasal Di masa Romawi dan Fenisia.
Arkeolog juga menemukan ruangan Di periode Fenisia, Persia, dan Romawi, potongan tembikar Yunani, serta guci besar Untuk menyimpan Produk Di pelabuhan. Temuan tersebut Menunjukkan Karya perdagangan yang hidup Ke kota kuno itu.
Sambil Ke Beirut, penggalian dilakukan bersamaan Di proyek pembangunan. Arkeolog, Laure Salloum, mengatakan pekerja kerap menemukan peninggalan sejarah Pada proyek berlangsung, termasuk alat pemeras zaitun Romawi.
Regu juga masih mencari Pada yang tersisa Di hippodrome Romawi yang pertama kali ditemukan Pada pembangunan kompleks komersial dan hunian. Temuan lain Ke Beirut adalah pemandian Romawi berusia Disekitar 2.000 tahun.
Artikel ini menjadi artikel terpopuler, Kamis (3/9/2026). Baca juga artikel populer lainnya Ke bawah ini:
(ddn/ddn)
Regu detikTravel
Jurnalis detikcom. Regu detikTravel berbagi inspirasi perjalanan, panduan destinasi, dan Penghayatan wisata yang dikemas informatif serta autentik.
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Lebanon Simpan Harta Karun Ribuan Tahun, Kini Terancam Gejolak Pertempuran











