Bonatua Silalahi Bawa Putusan MK sebagai Bukti Terbaru Gugatan Keabsahan Ijazah Jokowi, Singgung Kemiripan Peristiwa Pidana Gibran

loading…

Bonatua Silalahi mengajukan bukti tambahan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal ijazah Gibran Rakabuming Raka Untuk sidang Perkara Hukum dokumen legalisir ijazah Jokowi. Foto/Felldy Asyla Utama

JAKARTA – Bonatua Silalahi selaku penggugat Perkara Hukum perbuatan melawan hukum Yang Terkait Di dokumen legalisir ijazah Pemimpin Negara Hingga-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali mengajukan bukti tambahan kepada Lembaga Proses Hukum Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Bukti tambahan yang diajukan Bonatua bersama kuasa hukumnya, M Joni berupa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Yang Terkait Di syarat Pembelajaran Sebagai pencalonan Gibran Rakabuming Raka Di Pemilihan Umum 2024 lalu.

Bonatua mengungkapkan bahwa gugatannya ini Memperoleh kemiripan pola Di sengketa ijazah Gibran Rakabuming Di MK. Salah satu kemiripan tersebut adalah keengganan pihak terperiksa Sebagai Menunjukkan dokumen asli kepada publik.

Baca juga: Bonatua Sudah Teliti Ijazah Gibran sampai Singapura

“Pertama, ijazahnya sama-sama tidak mau ditunjukkan Hingga publik. Kedua, yang bilang ijazah itu ada adalah kawan-kawannya, Sukarelawan-relawannya, kampusnya,” kata Bonatua Di PN Jakpus, Rabu (14/10/2026).

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Bonatua Silalahi Bawa Putusan MK sebagai Bukti Terbaru Gugatan Keabsahan Ijazah Jokowi, Singgung Kemiripan Peristiwa Pidana Gibran