Badung –
DISCLAIMER: Informasi Untuk artikel ini tidak ditujukan Bagi menginspirasi siapa pun Bagi melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan Tanda-Tanda depresi Bersama kecenderungan berupa pemikiran Bagi bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik Keadaan mental.
Bule Rusia berinisial VG (50) ditemukan tewas gantung diri Ke Bali. Dia meninggalkan surat wasiat berisi curhatan yang menyalahkan Pemimpin Negara Rusia, Vladimir Putin.
VG ditemukan tewas Ke tempat tinggalnya Ke Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung Ke Kamis (1/1/2026) Di pukul 10.00 Wita. Diduga, VG depresi lantaran sejumlah persoalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satunya, dia tidak punya uang lagi Bagi bertahan hidup Ke Bali. Hal itu terungkap Untuk surat wasiat yang ditinggalkan VG.
Surat itu ditemukan polisi Ke lokasi kejadian. Untuk surat itu VG juga menumpahkan kekecewaannya atas Keputusan Konflik Bersenjata Pemimpin Negara Rusia Vladimir Putin yang membuat VG kehilangan segalanya.
Korban diduga Merasakan depresi yang dipicu Dari konflik berkepanjangan Di Rusia dan Ukraina. Selain terungkap lewat surat wasiat, hal tersebut diungkapkan Dari pemilik Tempattinggal tempat korban tinggal, Made Nesia, kepada pihak kepolisian. Ia Justru sempat menemani korban Bagi menjalani Terapi.
“Korban sempat dibawa Dari saksi 3 Ke RS Garba Med dan dikatakan Dari Praktisi Medis bawah korban Merasakan depresi. Saksi 3 menambahkan bahwa korban hampir tidak pernah keluar Tempattinggal,” ujar Pejabat Sambil Kepala Subseksi Penerangan Komunitas (PS Kasubsi Penmas) Seksi Hubungan Komunitas (Sihumas) Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti.
Hal ini diperkuat juga Untuk surat wasiatnya yang ia tinggalkan Ke atas Tatakan. Surat tersebut berisi penolakan ia membayar Ppn Ke negaranya Lantaran hanya digunakan Bagi kebutuhan Konflik Bersenjata Rusia-Ukraina.
Ke Di Itu, ada pula instruksi Yang Terkait Bersama pengurusan jenazah serta Barang Dagangan-Barang Dagangan milik korban Sesudah meninggal dunia. Begini isi surat wasiat yang Ke tinggalkan korban beserta terjemahannya:
I have no money left to live. Long ago I quit the job because my conscience doesn’t allow me to pay my taxes to fascist russia for the war. Putin has taken everything from me. Nothing good ahead, so no reason and power to continue.
Here are some instructions:
1. Please take care of the Warna Kisa. Feed her 3 times per day, give her some water and pet her, please. The rest of the food is in the fridge. I gave her the wet food in the middle of the day (2-3 pm), the dry one in the morning (8-9 am) and in the evening (8-9 pm). After she eats all the wet food you can give her only the dry one.
2. I officially give my permission to donate my organs if it’s legal in Indonesia.
3. There are some decent clothes in the suitcase to give it away to someone in need. Perhaps orphanage.
4. Please use all the rest of my stuff (furniture, household appliances, kitchen utensils etc) at your discretion.
5. Please cremate my body or what’s left after possible organ donation here in Bali. I would like my ashes to be scattered over the ocean. I have left 60 million Kurs Mata Uang Nasional for the cremation. I’m sure it would be enough. No ceremony please, do it quickly and calm. The clothes for the procedure if needed is on the bed.
6. Please inform my brother T.Forumekonomiglobal.
Thank you.
I am sorry for all the trouble I caused.
Berikut Terjemahan Surat Wasiat Untuk Bahasa Indonesia:
Saya tidak punya uang lagi Bagi bertahan hidup. Dulu saya berhenti bekerja Lantaran hati nurani saya tidak mengizinkan saya membayar Ppn kepada Rusia fasis Bagi Konflik Bersenjata ini. Putin telah Memutuskan segalanya Untuk saya. Tidak ada hal baik Ke Di, Dari Sebab Itu tidak ada alasan dan kekuatan Bagi melanjutkan.
Berikut beberapa instruksi:
1. Tolong rawat kucing Kisa. Beri dia makan 3 kali sehari, beri air minum dan elus dia, ya. Sisa Citarasa ada Ke kulkas. Saya biasa memberi Citarasa basah Ke Di hari (jam 2-3 sore), Citarasa kering Ke pagi hari (jam 8-9) dan malam hari (jam 8-9). Sesudah Citarasa basah habis, kamu bisa memberinya Citarasa kering saja.
2. Saya secara resmi Memberi izin Bagi mendonorkan organ saya jika hal tersebut legal Ke Indonesia.
3. Ada beberapa Pengganti yang masih layak Ke Untuk koper Bagi disumbangkan kepada orang yang membutuhkan. Bisa Jadi Ke panti asuhan.
4. Silakan gunakan semua Barang Dagangan saya yang lain (perabot, peralatan Tempattinggal tangga, peralatan dapur, dll.) sesuai kebijaksanaan kamu.
5. Tolong kremasi tubuh saya atau apa pun yang tersisa Sesudah kemungkinan donor organ Ke sini Ke Bali. Saya ingin abu saya ditebarkan Ke laut. Saya telah meninggalkan 60 juta Kurs Mata Uang Nasional Bagi kremasi. Saya yakin jumlah itu cukup. Tidak perlu upacara, lakukan Bersama cepat dan Damai. Pengganti Bagi prosedur jika diperlukan ada Ke atas tempat tidur.
6. Tolong beri tahu saudara saya, T.Forumekonomiglobal..
Terima kasih. Saya minta maaf atas semua kesulitan yang telah saya timbulkan.
——-
Artikel ini telah naik Ke detikBali.
(wsw/wsw)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Bule Rusia Gantung Diri Ke Bali, Tinggalkan Wasiat-Salahkan Putin











