loading…
Perkara Pidana Hukum Grok Hingga X adalah peringatan keras bahwa ketika etika diabaikan Di Pembuatan AI, Ilmu Pengetahuan tercanggih sekalipun bisa berubah menjadi alat penindasan yang paling purba. Foto: ist
Kejadian Luar Biasa ini bukan lagi sekadar celah Ilmu Pengetahuan. Tapi, manifestasi nyata Bersama Tindak Kekerasan berbasis gender yang difasilitasi Bersama Metode canggih tanpa pengawasan memadai.
Hanya Bersama mengunggah foto berpakaian lengkap dan mengetikkan perintah atau prompt sederhana, Pemakai X kini dapat memanipulasi gambar tersebut menjadi visual vulgar.
AI generatif Grok, yang seharusnya menjadi asisten cerdas, berubah fungsi menjadi mesin nudification (penelanjangan) instan yang memangsa siapa saja, mulai selebritas hingga warga biasa.
Korban yang Tak Berdaya: “Saya Merasa Ditelanjangi”
Perkara Pidana Hukum ini mencuat Sesudah laporan investigasi Reuters dan BBC Membeberkan ribuan permintaan publik yang dikirim Hingga Grok Sebagai mengubah foto wanita agar tampak mengenakan bikini transparan atau tanpa busana sama sekali.
Julie Yukari, Tokoh Musik asal Rio de Janeiro, menjadi salah satu korban Bersama kebrutalan Metode ini. Foto tubuhnya dimanipulasi dan disebar Hingga platform tersebut tanpa izin. “Saya naif,” ujar Julie kepada Reuters, mengakui bahwa ia tidak pernah menyangka sebuah alat AI resmi Berencana mematuhi permintaan amoral Bersama penggunanya.
Hingga Inggris, Samantha Smith, jurnalis lepas, merasakan dampak psikologis yang mendalam. Ia merasa didehumanisasi dan direduksi menjadi sekadar stereotip seksual. “Kendati bukan saya yang berpose tanpa busana, gambar itu terlihat seperti saya dan rasanya seperti saya. Pelanggarannya terasa sama nyatanya seolah-olah seseorang menyebarkan foto telanjang saya yang asli,” ungkap Samantha kepada BBC.
Tyler Johnston Bersama The Midas Project menegaskan bahwa bencana ini sudah diprediksi. Sebelum Agustus, pihaknya telah memperingatkan xAI (perusahaan AI milik Musk) bahwa fitur pembuatan gambar mereka Ke dasarnya adalah alat pornografi yang menunggu Sebagai dipersenjatai. “Itulah yang kini terjadi,” tegasnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Di AI Grok Milik Elon Musk Menelanjangi Wanita dan Anak Tanpa Ampun











