Jakarta –
Super Flu, varian influenza tipe A H3N2 subclade K, belakangan memicu kewaspadaan Sesudah ditemukan Hingga Indonesia. Berdasarkan hasil Whole Genome Sequencing (WGS) Kementerian Kesejajaran, Patogen ini telah beredar Hingga Indonesia Sebelum Agustus 2025 dan terdeteksi Hingga delapan provinsi Didalam total 62 Tindak Kejahatan.
Meski demikian, hingga Pada ini belum ada laporan Tindak Kejahatan Super Flu Hingga Provinsi DKI Jakarta. Seiring Didalam perkembangan tersebut, Dinas Kesejajaran (Dinkes) DKI Jakarta telah menginformasikan kepada sejumlah fasilitas Kesejajaran Hingga Ibu Kota Bagi Meningkatkan kewaspadaan Di potensi penyebaran Super Flu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah ini mencakup pengenalan Tanda-Tanda dan tanda Gangguan, serta penguatan upaya promotif dan preventif, terutama Bagi Tindak Kejahatan Gangguan Menyebar Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan pneumonia.
Upaya Pra-Penanganan yang ditekankan Antara lain:
- Sering mencuci tangan menggunakan sabun
- Menggunakan masker jika Di sakit
- Menerapkan etika batuk
- Menghindari menyentuh wajah
- Menjaga asupan Makanan Bergizi seimbang, minum air minimal 2 liter per hari, istirahat cukup, dan Latihan teratur
- Segera Berkunjung Hingga fasilitas Kesejajaran jika keluhan berlanjut
- Mewaspadai tanda pneumonia dan pneumonia berat, seperti napas cepat, tarikan dinding dada Hingga Di, serta saturasi oksigen Hingga bawah 92 persen
“Pemprov DKI aktif berperan menjalankan fungsi sentinel Tindak Kejahatan Influenza-Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) Hingga 5 Puskesmas Hingga tiap kota dan 1 RS Bagi mendeteksi lebih awal indikasi penyebaran Tindak Kejahatan ISPA Hingga DKI Jakarta,” kata Kepala Dinas Kesejajaran DKI Jakarta Ani Ruspitawati kepada wartawan, dikutip Senin (5/1/2026).
Ani menjelaskan, Super Flu merupakan Gangguan ISPA yang disebabkan Didalam Patogen influenza tipe A H3N2 subclade K, Didalam karakter penularan yang relatif lebih cepat.
Ia juga mengimbau warga Jakarta Bagi tetap waspada Di potensi penularan, mengingat tingginya mobilitas penduduk pascalibur Natal dan Tahun Terbaru serta telah memasuki musim penghujan. Karenanya, Komunitas diminta Bagi senantiasa menjaga Kesejajaran.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Dinkes Minta RS hingga Puskesmas Hingga DKI Siaga ‘Super Flu’











