loading…
Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan Situasi fundamental Bursa Efek domestik masih kuat, Walaupun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah Di dua hari terakhir Ke Di Situasi nasional yang memanas. Foto/Dok
Direktur Pembuatan BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan pergerakan indeks yang sempat terkoreksi merupakan Pada Bersama mekanisme pasar. Ia menegaskan, koreksi yang terjadi hanya bersifat teknikal.
“Koreksi yang bersifat teknikal itu wajar, yang penting sekali lagi fundamental (pasar) kita masih sangat kuat,” ujar Jeffrey Di ditemui wartawan Ke Gedung BEI, Jumat (29/8/2025).
Baca Juga: Diguncang Protes, IHSG Hari Ini Berakhir Ambruk 1,53 Persen Hingga 7.830
Menurut Jeffrey, kenaikan dan penurunan indeks merupakan Pada Bersama dinamika pasar yang wajar. Ia menilai, Sesudah Sebelumnya Itu indeks mencapai level tertinggi, ruang koreksi teknikal terbuka sebagai Pada Bersama mekanisme pasar.
“Dua bulan lalu kita bilang 7.700 tinggi, tapi sekarang kita bilang rendah, inilah dinamika pasar,” katanya.
Jeffrey juga mengingatkan, bahwa investor perlu tetap Membahas keputusan Penanaman Modal secara rasional Ke Di dinamika pergerakan indeks. “Pesan-pesan kita yang selalu kita ulang-ulang itu, investor Membahas keputusan secara rasional,” tuturnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Koreksi Bersifat Teknikal Itu Wajar