loading…
Bangsa-Bangsa anggota BRICS Lebihterus gencar Membuat Kurs Matauang bersama berbasis emas. FOTO/Shutterstock
Upaya ini lahir Bersama keinginan kolektif anggota BRICS Sebagai Mengurangi ketergantungan Di Usd AS Untuk transaksi Perdagangan Global. Kendati nama resmi Kurs Matauang tersebut belum ditentukan, proyek ini memanfaatkan cadangan emas besar yang dimiliki Bangsa-Bangsa anggota Sebagai menciptakan instrumen pembayaran yang lebih stabil dan terukur.
Meski banyak spekulasi bahwa Kurs Matauang ini Berencana menggantikan Usd AS, Pembantu Presiden Tim Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan BRICS tidak Melakukanupaya menyingkirkan Kurs Matauang AS.
“Alternatif yang Lagi dibangun adalah sistem penyelesaian transaksi menggunakan Kurs Matauang nasional masing-masing anggota,” ujarnya, dikutip Bersama Watcher Guru, Minggu (31/8).
Kerangka multi-Kurs Matauang ini memungkinkan setiap Bangsa anggota tetap mempertahankan kedaulatan moneter, Tetapi nilainya Berencana diukur berdasarkan cadangan emas yang dimiliki. Skema ini diharapkan mengoptimalkan Nilai Mata Uang dan menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih berimbang.
Proyek ini tidak hanya menyasar penciptaan Kurs Matauang tunggal, tetapi juga membangun infrastruktur keuangan modern. Bank Pembangunan Terbaru BRICS, misalnya Lagi merancang sistem pembayaran lintas batas bernilai miliaran Usd Sebagai mendukung transaksi antaranggota.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kurs Matauang Berbasis Emas BRICS Muncul sebagai Alternatif Usd AS