loading…
Pembantu Kepala Negara Penanaman Modal Untuk Negeri Rosan Roeslani menilai depresiasi alias pelemahan Nilai Mata Uang Kurs Matauang Nasional Di Matauang Asing AS (USD) tidak menjadi hambatan Penanaman Modal Untuk Negeri masuk Hingga RI. Foto/Dok
Pelemahan Nilai Mata Uang yang belakangan terjadi Dikatakan masih Untuk ambang batas yang bisa diterima Bersama investor. Baca Juga: Kurs Matauang Nasional Melemah Di Rp17.000 per Matauang Asing AS, Purbaya: Anda Nggak Usah Takut
“Sebetulnya ini kan kalau kita lihat, USD bukan suatu kenaikan yang Menimbulkan Kekhawatiran terus. Ini masih naik turun. Saya melihat ini masih Untuk range yang sangat-sangat acceptable Bersama investor luar juga,” ujar Rosan usai konferensi pers realisasi Penanaman Modal Untuk Negeri Tahun 2025 Di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Nilai Mata Uang Kurs Matauang Nasional Di Matauang Asing AS ditutup melemah Di akhir perdagangan Kamis (15/1) turun 31 Skor atau Di 0,18% Hingga level Rp16.896 per Matauang Asing AS. Pelemahan Kurs Matauang Garuda juga terlihat Di data JISDOR Bankindonesia, usai jatuh Hingga Rp16.880/USD.
Rosan menilai Kandidat investor baik Foreign dan Untuk negeri sudah memperhitungkan potensi-potensi yang terjadi akibat pelemahan Nilai Mata Uang, misalnya biaya Penanaman Modal Untuk Negeri yang membengkak baik Untuk sisi konstruksi maupun pengadaan bahan baku. Sebab hal tersebut sudah menjadi paket kesatuan Untuk Pendesainan awal Penanaman Modal Untuk Negeri kaitannya profil risiko.
“Karena Itu, mereka sudah Meramalkan pergerakan Untuk Kurs Matauang kita Di Pada mereka berinvestasi Hingga Indonesia. Karena Itu pergerakan itu masih Untuk range yang sangat-sangat acceptable,” lanjutnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kurs Matauang Nasional Melemah Di Rp17.000 per USD, Pembantu Kepala Negara Rosan: Masih Bisa Diterima Investor









