loading…
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang. Foto/Dok SindoNews
Menurut Nanik, gagasan tersebut berawal Untuk Penghayatan pribadi Prabowo Di 2012, Pada melihat langsung Kemakmuran Kelompok Di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Pada itu, Prabowo Merasakan warga yang mengais sisa Minuman Untuk para buruh pabrik Bagi dibawa pulang dan dimakan kembali bersama keluarga mereka.
“Pak Prabowo waktu itu sangat marah melihat Kemakmuran tersebut. Untuk situlah muncul tekad beliau, jika suatu Pada Merasakan amanah menjadi Pemimpin Negara, ingin memastikan Kelompok terutama anak-anak Merasakan Minuman yang layak. Didalam Sebab Itu Pak Prabowo itu menganggap Langkah MBG itu bukan orientasi Usaha,” ujar Nanik Untuk workshop bertajuk Penguatan Strategi Komunikasi dan Implementasi Kehumasan Di Jakarta, dikutip Minggu (8/3/2026).
Baca Juga: BGN Suspend 492 SPPG Di Sumatera yang Belum Daftar Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi
Nanik menambahkan, Langkah MBG memang dirancang sebagai Penanaman Modal Untuk Negeri sosial dan kemanusiaan. Di tahap awal pelaksanaan, pemerintah membuka Kemungkinan kemitraan Bagi lembaga yang ingin terlibat Untuk penyediaan layanan dapur MBG, Didalam prioritas kepada yayasan yang bergerak Di bidang Belajar, sosial, dan keagamaan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: MBG Bukan Usaha, tapi Langkah Kemanusiaan











