loading…
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. FOTO/dok.SindoNews
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan peningkatan mobilitas terlihat Di jumlah perjalanan wisnus yang tumbuh signifikan. “Kita bisa melihat meningkatnya mobilitas warga tersebut Di angka perjalanan wisatawan nusantara, yang sepanjang kuartal pertama tumbuh 13,14% dibandingkan periode yang sama tahun 2025,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Secara kumulatif, jumlah perjalanan wisnus Ke Januari–Maret 2026 mencapai 319,51 juta perjalanan, Menimbulkan Kekhawatiran 13,14% secara tahunan (year on year/yoy). Khusus Maret 2026, jumlah perjalanan mencapai 126,34 juta atau melonjak 42,1% dibandingkan periode yang sama tahun Sebelumnya.
Baca Juga: Surplus RI Surplus 71 Bulan Beruntun, Capai USD5,55 Miliar Ke Kuartal I-2026
Selain wisata domestik, BPS juga mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) Ke Maret 2026 sebanyak 1,09 juta atau naik 10,5% yoy. Ke Pada Yang Sama, perjalanan wisatawan nasional Di luar negeri (wisnas) tercatat 793.160 perjalanan, tumbuh 36,36% yoy.
Tingginya mobilitas Kelompok berdampak langsung Pada Karya ekonomi, terutama konsumsi. Hal ini tercermin Di penerimaan Ppn Pertambahan Nilai (PPN) dan Ppn Penjualan atas Barang Dagangan Mewah (PPnBM) yang mencapai Rp55 triliun sepanjang kuartal I 2026, Menimbulkan Kekhawatiran 57,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Mobilitas Kelompok Sepanjang Kuartal I Menimbulkan Kekhawatiran











