Perasaan hampa, cemas, hingga sulit kembali Ke rutinitas sering muncul Setelahnya liburan usai. Kebugaran ini kerap berkaitan Didalam post holiday blues (PHB). Tetapi, kapan Kebugaran ini masih tergolong wajar dan perlu diwaspadai sebagai gangguan kecemasan?
Psikolog klinis Cindy Arlinda menjelaskan, perbedaan keduanya bisa dilihat Didalam intensitas, frekuensi, hingga durasinya.
Menurut Cindy, perasaan hampa Setelahnya liburan merupakan hal yang umum terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kita merasa hampa Sebab Didalam yang tadinya suasananya ramai, lalu kembali sendiri. Ada rasa cemas, tapi biasanya masih bisa dialihkan Ke Kegiatan lain,” jelas Cindy, Di sesi bincang detikPagi, Kamis (26/3/2026).
Di Kebugaran ini, seseorang umumnya masih bisa menjalankan Kegiatan sehari-hari. Rasa cemas muncul, tetapi tidak terus-menerus.
Didalam sisi durasi, PHB juga relatif singkat.
“Kalau post holiday blues biasanya terjadi Disekitar seminggu,” tambahnya.
Berbeda Didalam PHB, gangguan kecemasan cenderung lebih berat dan menetap. Cindy menyebut, durasi menjadi salah satu indikator penting.
“Kalau masalah Kesejajaran mental lainnya, biasanya terjadi kurang lebih dua minggu dan itu berturut-turut,” ujarnya.
Tak hanya itu, intensitas emosi juga lebih kuat.
“Rasa cemas dan hampa itu Didalam Sebab Itu kuat, terus-menerus, dan kita susah mengalihkan perasaan itu Ke Kegiatan lain.”
Kebugaran ini bisa membuat seseorang kesulitan berfungsi secara normal, baik Di pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari.
Waspadai Tanda-Tanda Fisik
Gangguan kecemasan juga bisa memicu keluhan fisik atau psikosomatis, seperti gangguan tidur dan perubahan pola makan.
“Kalau sudah mengganggu pola makan, Ritme Tidur, dan tidak berhenti-berhenti, itu kita perlu Ke profesional,” tegas Cindy.
Kelompok diimbau Sebagai tidak mengabaikan Tanda-Tanda yang berlarut. Jika rasa cemas:
- berlangsung lebih Didalam dua minggu,
- terasa Lebihterus intens,
- dan mengganggu Kegiatan,
maka sebaiknya segera berkonsultasi Didalam tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater.
Halaman 2 Didalam 2
Simak Video “Video: Libur Panjang Usai, Ini Cara Pekerja Jakarta Hadapi Post Holiday Blues“
Maunya Libur Terus
2 Konten
Lesu tak bersemangat selepas libur lebaran? Bisa Didalam Sebab Itu, terserang post holiday blues. Banyak kok yang mengalaminya, tingkatannya saja yang beda-beda.
Konten Berikutnya
Lihat Koleksi Pilihan Selengkapnya
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Post Holiday Blues vs Gangguan Kecemasan, Cek Tanda-tanda Harus Segera Ke Psikolog











