Jakarta –
Banyak orang fokus Di menu makan malam, tapi sering lupa soal waktunya. Padahal, Eksperimen Menunjukkan bahwa waktu makan juga berpengaruh besar Di Kesejaganan, khususnya metabolisme dan Mutu tidur.
Melansir Health (3/3), sejumlah studi menyarankan bahwa makan malam lebih awal lebih baik Sebagai tubuh. Lantaran terlalu larut dapat Meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, gangguan tidur, Malahan risiko kematian lebih tinggi. Hal ini berkaitan Bersama jam biologis tubuh.
Tubuh manusia bekerja berbeda Antara pagi dan malam hari. Konsumsi yang sama bisa memberi efek berbeda tergantung waktu konsumsi. Untuk sebuah Eksperimen, 20 orang dewasa sehat diminta makan malam Di waktu berbeda, yaitu Di pukul 18.00 dan 22.00.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasilnya, makan lebih malam membuat kadar gula darah lebih tinggi dan kemampuan tubuh memproses lemak menurun. Di Di Itu, hormon melatonin yang Menimbulkan Kekhawatiran Di malam hari juga berperan. Hormon ini membantu tubuh bersiap Sebagai tidur, tetapi juga dapat mengganggu kemampuan tubuh Untuk mengatur gula darah.
Dampaknya, lonjakan gula darah Setelahnya makan bisa lebih tinggi dan berlangsung lebih lama. Eksperimen lain juga Menunjukkan bahwa orang yang makan lebih malam cenderung lebih cepat lapar dan membakar kalori lebih sedikit. Malahan, makan larut bisa memicu perubahan Di jaringan tubuh yang mendukung penumpukan lemak.
Untuk sisi tidur, waktu makan juga berpengaruh. Studi Menunjukkan bahwa orang yang tidak makan Setelahnya pukul 18.00 cenderung tidur lebih lama dibandingkan mereka yang masih makan hingga Di malam.
Meski sebagian besar Eksperimen dilakukan Di laboratorium, para ahli menilai kebiasaan makan malam terlalu larut tetap Berpeluang Meningkatkan risiko gangguan metabolisme jika dilakukan terus-menerus.
Lalu, kapan waktu terbaik Sebagai makan malam?
Para ahli menyarankan makan Antara pukul 17.00 hingga 19.00. Di Di Itu, beri jarak minimal dua jam Sebelumnya tidur agar tubuh punya waktu Sebagai mencerna Konsumsi Bersama baik. Jika terpaksa makan malam lebih larut, sebaiknya hindari porsi besar.
Makan berlebihan menjelang tidur bisa membuat tubuh bekerja lebih keras Pada seharusnya beristirahat. Malahan, para ahli menyarankan agar makan malam bukan menjadi porsi terbesar Untuk sehari.
Sebagai yang terbiasa makan larut, perubahan bisa dilakukan secara bertahap. Misalnya, mulai Bersama menetapkan batas waktu makan, lalu perlahan dimajukan.
Mengatur pola makan Dari pagi, seperti tidak melewatkan sarapan dan makan siang yang cukup, juga bisa membantu agar tidak terlalu lapar Di malam hari. Bersama mengatur waktu makan malam, maka tubuh bisa bekerja lebih optimal.
(yms/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Ternyata Ini Waktu Ideal Sebagai Makan Malam agar Optimal Bagi Kesejaganan











