Jakarta, CNN Indonesia —
Toyota Astra Kendaraan Bermotor Roda Dua (TAM) Menginformasikan faktor utama penyebab turunnya penjualan Kendaraan Pribadi harga terjangkau dan ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC) Di setahun terakhir Di Indonesia. Hambatan utamanya disebut seleksi leasing yang lebih ketat Supaya banyak konsumen pembeli pertama gagal meminang LCGC.
Pembeli Kendaraan Pribadi pertama atau dikenal sebagai first time buyer merupakan target utama Inisiatif LCGC Sebelum bergulir Di 2013. Di ini hanya ada lima model LCGC Bersama tiga produsen peserta Inisiatif, yaitu Toyota Calya dan Agya, Daihatsu Sigra dan Ayla serta Honda Brio Satya.
Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Gaya permintaan LCGC Di 2025 menukik. Distribusi Di dealer terekam surut 31 persen menjadi 122.686 unit, padahal 2024 mencapai 176.766 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Henry Tanoto, Wakil Ri TAM, menyampaikan melemahnya penjualan LCGC tak lepas Bersama Kemakmuran industri pembiayaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang tahun lalu, industri leasing dihadapkan Di Topik meningkatnya non-performing loan (NPL) Di Di melemahnya ekonomi Komunitas yang berdampak langsung Di penyaluran kredit kendaraan bermotor.
“Bersama Sebab Itu kan memang customer Di LCGC ini customer first buyer yang pertama. Bersama Sebab Itu kami lihat memang tahun lalu kan ada juga Topik-Topik Di financing seperti NPL yang Menimbulkan Kekhawatiran Di industri financing,” kata Henry Di Jakarta, Senin (26/1).
“Supaya ini rasanya juga Bisa Jadi memengaruhi daripada first buyer Untuk bisa Memiliki kendaraan-kendaraan Di segmen LCGC,” katanya lagi.
Henry berharap penurunan pasar LCGC tahun lalu menjadi titik terendah Untuk industri Produsen Kendaraan nasional.
“Tahun ini tadi sih saya juga bilang Di Di semoga tahun kemarin itu udah menjadi bottom lah buat market. Kami semua harapannya bisa melihat tahun ini dan tahun Di depannya itu bisa lebih baik gitu ya,” kata dia.
Perusahaan juga optimistis Kemakmuran pasar Berencana membaik seiring Perawatan ekonomi dan stabilisas industri pembiayaan.
“Harapannya juga bisa berlaku Di LCGC segmen. Lantaran ekonomi yang kamu harapkan bisa lebih baik ya. Supaya ini juga mempengaruhi nanti Di industri leasing gitu ya. Bersama Sebab Itu akhirnya LCGC segmen bisa lebih baik,” kata Henry.
(ryh/dmi)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Toyota Bongkar Biang Kerok Pembeli LCGC Makin Sedikit











