loading…
Wakil Bendahara Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Irma Mayang Sari Berkata wacana Pemungutan Suara Lokal Melewati DPRD dinilai sebagai ujian Untuk kedewasaan Kedaulatan Rakyat Indonesia. Foto: Ist
Sejumlah kalangan menilai Pemungutan Suara Lokal Melewati DPRD menawarkan Kepentingan Di sisi efisiensi Biaya dan stabilitas politik. Mekanisme tidak langsung Disorot mampu menekan biaya politik yang tinggi, Memangkas potensi polarisasi horizontal Di Kelompok, serta memperkuat fungsi representasi lembaga legislatif Area.
Baca juga: Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Sebut Pemungutan Suara Lokal Melewati DPRD Memiliki Dasar Konstitusi Kuat
Di teori Kedaulatan Rakyat perwakilan, DPRD memang Memiliki mandat Untuk menyuarakan kehendak rakyat Melewati mekanisme institusional. Akan Tetapi, efektivitas argumen tersebut bergantung Di berfungsinya DPRD secara akuntabel, transparan, dan bebas Di praktik politik transaksional.
Pengamat menilai tantangan utama Di praktik politik Indonesia justru terletak Di lemahnya etika politik dan pengawasan Pada relasi eksekutif dan legislatif. Tanpa pembenahan menyeluruh, Pemungutan Suara Lokal Melewati DPRD dinilai berisiko mengalihkan Kedaulatan Rakyat Di ruang partisipasi publik Hingga arena Dialog Antar Negara elite yang tertutup.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Wacana Pemungutan Suara Lokal via DPRD Perlu Kajian Substansi Kedaulatan Rakyat, Bukan Sekadar Mekanisme











