London –
Gangguan lalu lintas udara terjadi Di seluruh Inggris. Pembatalan penerbangan terjadi, penumpang pun terlantar.
National Air Traffic Services Inggris Mengungkapkan bahwa terjadi masalah Di sistem pengendalian lalu lintas udara ini terjadi Dari Selasa (8/9). Meski telah diatasi Di malam harinya, Akan Tetapi dampak penundaan terus berlanjut sampai Rabu (9/9) seperti dikutip Di Associated Press, Kamis (10/9/2026).
Penundaan penerbangan merembet Hingga 15 bandara Di Inggris dan Daerah lainnya, lapor Flightradar24, sebuah layanan pelacakan penerbangan. Bandara Heathrow Dari Sebab Itu yang paling terdampak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sampai Sekarang, 177 penerbangan telah dibatalkan Di hari Rabu, dan hampir semuanya terjadi Di Bandara Heathrow,” ungkap layanan tersebut.
Seorang penumpang bernama Josie Donoghue menghabiskan waktu tiga jam terjebak Di Untuk pesawat Di Bandara Gatwick Sebelumnya penerbangan Ryanair-nya Di Irlandia dibatalkan.
“Keluar Di bandara itu rasanya seperti mencoba melarikan diri Di Alcatraz,” ujarnya, merujuk Di bekas penjara pulau yang terkenal kejam Di Teluk San Francisco.
“Situasi Di sana benar-benar mimpi buruk. Hanya kata itu yang bisa saya gunakan Sebagai menggambarkannya.”
Jadwal keberangkatan Di Bandara Heathrow kembali berjalan, Akan Tetapi bandara sibuk tersebut menghentikan penerbangan masuk Sebagai sisa malam itu akibat gangguan tersebut dan memperingatkan Berencana adanya penundaan Lebih Jelas.
Penumpang penerbangan British Airways yang terbang Hingga Baltimore turun Di pesawat Setelahnya empat jam tertahan Di landasan pacu. Pada penundaan yang lama itu, awak kabin menyajikan pasta dan kari ayam Sambil para penumpang yang sabar menonton Layar Lebar atau berjalan-jalan Di lorong kabin.
Akan Tetapi, para penumpang Lalu mengetahui bahwa masalah mereka belum usai. Kekacauan terjadi Di area pengambilan bagasi, mereka diberi tahu bahwa tidak ada yang bisa membantu dan diminta Sebagai mengajukan klaim atas bagasi mereka.
British Airways akhirnya terpaksa membatalkan atau mengalihkan lebih Di 100 penerbangan. Ryanair menyebutkan bahwa lebih Di 65.000 penumpangnya terdampak gangguan tersebut dan mereka telah membatalkan lebih Di 50 jadwal penerbangan.
“Parahnya masalah ini berarti Berencana ada dampak lanjutan yang signifikan,” kata juru bicara British Airways.
Beberapa penumpang menggunakan media sosial Sebagai Mengkritik Kemakmuran terjebak Di Untuk pesawat Pada berjam-jam dan mengungkapkan kekesalan atas kurangnya komunikasi Di pihak maskapai.
“Insiden ini sepenuhnya Di luar kendali kami dan sangat membuat frustrasi pelanggan serta rekan kerja kami, Sebab posisi pesawat dan awak menjadi tidak sesuai Di jadwal seharusnya,” tambahnya.
Maskapai penerbangan bertarif rendah EasyJet Mengungkapkan bahwa sejumlah penerbangannya tidak dapat beroperasi dan gangguan sistem tersebut menyebabkan “penundaan penerbangan Di seluruh Eropa.
Bandara yang terdampak Di lain Stansted, London City, Manchester, Birmingham, Gatwick, dan Skotlandia. Pihak bandara mengimbau penumpang Sebagai memeriksa status penerbangan mereka Lewat maskapai masing-masing.
(bnl/wsw)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: 1.300 Penerbangan Dibatalkan Di Inggris, Ada Masalah Apa?











