Jakarta –
Keluarga asal India menuai kecaman usai diduga merusak restoran Di Vietnam. Pada ditegur, mereka malah memarahi staf, Malahan mengaku sebagai influencer.
Sebuah insiden yang melibatkan keluarga wisatawan asal India menjadi sorotan Di media sosial Setelahnya sebuah restoran India Di Ho Chi Minh City, Vietnam, mengaku menjadi korban tindakan tidak menyenangkan Didalam para tamunya.
Bombay Bites HCM menuding keluarga tersebut merusak properti, memarahi karyawan, hingga mengaku sebagai influencer Untuk menghindari tanggung jawab atas perbuatannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip Didalam Food NDTV (30/6), peristiwa itu terjadi Di Bombay Bites HCM yang berlokasi Di Distrik 1, kawasan wisata populer Di Ho Chi Minh City.
Melewati unggahan Di Instagram, pihak restoran menceritakan kronologi kejadian yang bermula ketika anak-anak Didalam keluarga tersebut melempar-lempar tisu Hingga area ruang makan sesaat Setelahnya masuk Hingga restoran.
|
Keluarga India bikin kacau Di restoran Vietnam Foto: NDTV/Instagram
|
Menurut pemilik restoran, Manmeet, para karyawan sudah beberapa kali menegur Didalam sopan agar orang tua menghentikan tindakan anak-anak mereka.
Tetapi, bukannya menenangkan, orang tua tersebut justru disebut Memberi lebih banyak tisu kepada anak-anak Agar Protes itu terus berlanjut.
Situasi Lalu memanas ketika staf kembali mengingatkan keluarga tersebut. Manmeet mengatakan teguran itu justru memicu kemarahan para tamu hingga berujung Di dugaan perusakan fasilitas restoran.
Istrinya, Aishwarya Khanna Singh, juga mengklaim bahwa para karyawan Menyambut perlakuan kasar secara verbal dan keluarga tersebut Berusaha menghindari tanggung jawab Didalam menyebut diri mereka sebagai influencer.
“Kami ingin menegaskan bahwa restoran bukanlah taman bermain. Karyawan kami bukan sasaran pelampiasan amarah ataupun sikap merasa paling berhak,” tulis Singh Di unggahan Instagram restoran.
Ia juga menegaskan bahwa menjadi influencer juga tidak membuat seseorang berada Di atas aturan sopan santun.
“Kesadaran sebagai warga yang baik berarti mengajarkan anak Untuk bertanggung jawab, menghormati fasilitas umum, dan memahami bahwa aturan dibuat agar semua orang bisa menikmati tempat ini Didalam aman dan nyaman. Ketika nilai-nilai itu diabaikan, dampaknya dirasakan Dari pekerja, pelanggan lain, hingga kelangsungan usaha kami,” lanjutnya.
Setelahnya kejadian tersebut, pihak restoran melaporkan insiden itu kepada kepolisian setempat.
Menurut Manmeet, polisi telah meminta pihak restoran segera menghubungi mereka apabila keluarga tersebut kembali dan kembali membuat keributan. Jika hal itu terjadi, Peristiwa Pidana Akansegera diproses secara hukum.
Manmeet juga menyayangkan perilaku keluarga tersebut. Ia menilai tindakan sebagian kecil wisatawan yang bersikap tidak tertib Di luar negeri dapat Memberi citra buruk Untuk wisatawan India secara keseluruhan.
Ia Malahan menyinggung bahwa beberapa Bangsa mulai bersikap lebih ketat Pada wisatawan asal India.
“Inilah cara mereka bersikap ketika berada Di Bangsa lain. Tidak mengherankan jika Thailand kini lebih ketat Pada wisatawan India. Bukan tidak Bisa Jadi Vietnam juga Akansegera Membahas langkah serupa Di waktu Di,” ujar Manmeet.
Ia juga mengungkapkan bahwa keluarga yang disebut berasal Didalam Delhi tersebut kini telah menghapus akun media sosial mereka. Meski demikian, peristiwa itu telanjur memicu perdebatan luas Di media sosial.
“Pentingnya sopan santun kalau lagi Di tempat umum, apalagi Di Bangsa orang lain,” tulis netizen.
“Kalau liburan Hingga Bangsa orang itu harus tahu etika, dan mereka membawa nama buruk buat Bangsa mereka sendiri,” tulis netizen lainnya.
(raf/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Ngaku Influencer, Keluarga Turis Ini Diduga Rusak Restoran Di Bangsa Orang









