Bedah Kandungan Gizi dan Manfaat Teh Talua

Jakarta –

Teh talua merupakan minuman khas Sumatera Barat yang memadukan teh, telur ayam kampung, susu kental manis (SKM), air jeruk nipis, dan air panas. Perpaduan bahan tersebut menghasilkan minuman Bersama cita rasa manis, serta tekstur berbusa yang creamy.

Hingga balik rasanya, teh talua Memiliki kandungan gizi yang berasal Untuk setiap bahan penyusunnya. Telur menyumbang protein dan beragam mikronutrien, teh mengandung senyawa antioksidan, sedangkan SKM Menyediakan tambahan energi Untuk karbohidrat. Lantas, apa saja kandungan gizi dan manfaat teh talua Untuk tubuh?

Kandungan Gizi Teh Talua

Untuk satu Cangkir teh talua, bahan yang digunakan umumnya terdiri Untuk:


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Satu butir telur ayam kampung
  • Teh
  • 30 gram susu kental manis (SKM)
  • Satu Alat makan air jeruk nipis
  • Air panas

Setiap bahan Memiliki kandungan gizi yang beragam. Telur ayam kampung menjadi salah satu sumber protein Untuk minuman ini. Berdasarkan Tabel Komposisi Kelaparan Global Indonesia (TKPI) 2017, satu butir telur ayam kampung mengandung 42 kkal energi, 2,7 gram lemak, 0,5 gram karbohidrat, dan 6 gram protein.

Telur juga mengandung beragam vitamin dan mineral, seperti vitamin A, kolin, vitamin B12, riboflavin atau vitamin B2, selenium, serta zat besi.

Bahan berikutnya adalah susu kental manis. Salah satu produk SKM Bersama takaran saji 30 gram mengandung 100 kkal energi, 2 gram protein, 2,5 gram lemak, dan 18 gram karbohidrat. SKM juga cocok sebagai topping dan pelengkap rasa yan digunakan Untuk komposisi teh talua.

SKM juga merupakan sumber vitamin dan mineral, Kendati jumlah dan jenisnya bergantung Ke produk yang digunakan.

Teh yang menjadi bahan utama minuman ini mengandung polifenol, termasuk katekin. Senyawa tersebut dikenal Memiliki Kegiatan antioksidan yang membantu melindungi sel Untuk kerusakan akibat radikal bebas. Teh juga mengandung kafein yang dapat membantu Memperbaiki fokus.

Ke Di Yang Sama, air jeruk nipis Menyediakan rasa segar sekaligus menyumbang vitamin C.

Beragam Manfaat Teh Talua Untuk Tubuh

Teh tradisional ini diketahui Memiliki beberapa manfaat Untuk tubuh, sebagai berikut:

Menjadi sumber energi Untuk beraktivitas

Satu Cangkir teh talua Bersama komposisi satu butir telur ayam kampung, 30 gram SKM, satu Alat makan air jeruk nipis, teh, dan air panas diperkirakan menyumbang Disekitar 145 hingga 150 kkal energi.

Kandungan karbohidrat Untuk SKM menjadi salah satu sumber energi Untuk tubuh Untuk menjalankan Kegiatan sehari-hari. Ke Di Yang Sama, protein dan lemak Untuk telur membantu melengkapi asupan zat gizi Untuk minuman tersebut.

Teh juga mengandung kafein yang dapat membantu Memperbaiki kewaspadaan dan Memangkas rasa kantuk Untuk Sambil. Efek ini dapat mendukung konsentrasi ketika beraktivitas, Kendati respons setiap individu Pada kafein berbeda-beda.

Mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh

Perpaduan telur, SKM, teh, dan jeruk nipis Menyediakan sejumlah vitamin, mineral, serta senyawa antioksidan yang berperan Untuk menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh.

Telur menyumbang protein yang diperlukan Untuk pembentukan berbagai komponen sistem Dayatahan Tubuh, serta vitamin B12, vitamin A, selenium, dan zat gizi lainnya. SKM turut menyumbang protein dan sejumlah vitamin serta mineral, bergantung Ke kandungan produk yang digunakan.

Jeruk nipis Menyediakan vitamin C yang mendukung fungsi sel kekebalan tubuh. Ke Di Yang Sama, teh mengandung polifenol yang Memiliki Kegiatan antioksidan. Senyawa tersebut membantu tubuh Berusaha Mengatasi Beban oksidatif akibat radikal bebas.

Gabungan kandungan gizi Untuk bahan-bahan tersebut dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan mikronutrien harian yang mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh. Meski demikian, jumlahnya bergantung Ke komposisi minuman dan pola makan secara keseluruhan. Teh talua adalah Pada Untuk pola makan bergizi seimbang, bukan satu-satunya andalan Untuk menjaga daya Bertahan tubuh.

Memperbaiki fungsi kognitif

Telur merupakan salah satu sumber kolin, zat gizi yang diperlukan Untuk membentuk fosfolipid penyusun membran sel dan menghasilkan asetilkolin, yaitu neurotransmiter yang berperan Untuk komunikasi antarsel saraf. Kolin dibutuhkan Untuk mendukung fungsi otak dan sistem saraf.

Selain kolin, teh mengandung kafein yang dapat membantu Memperbaiki fokus Untuk Sambil. Kombinasi zat gizi Untuk telur dan senyawa Untuk teh tersebut membuat teh talua bermanfaat Untuk fungsi saraf dan kognitif.

Menjaga Kesejaganan Mata

Kuning telur mengandung lutein dan zeaksantin, dua karotenoid yang terkumpul Hingga retina mata. Keduanya berperan sebagai antioksidan dan membantu melindungi jaringan mata Untuk efek Beban oksidatif.

Asupan lutein dan zeaksantin menjadi salah satu Pada Untuk pola makan yang mendukung Kesejaganan mata. Kandungan kedua senyawa ini Untuk satu butir telur memang tidak terlalu besar, Supaya kebutuhan gizi tetap perlu dipenuhi Lewat variasi Hidangan, termasuk sayuran hijau.

Regulasi Suasana Hati

Kandungan vitamin B kompleks dan kolin Untuk kuning telur Untuk teh talua turut berperan Untuk menjaga fungsi otak dan sistem saraf. Vitamin B6, B9 atau folat, dan B12 terlibat Untuk proses pembentukan neurotransmiter, termasuk serotonin dan dopamin, yang berperan Untuk mengatur suasana hati. Kekurangan vitamin tersebut juga dikaitkan Bersama meningkatnya risiko gangguan suasana hati.

Hingga Samping Itu, kandungan kafein Untuk teh dapat membantu Memperbaiki fokus. Efek ini bisa membuat tubuh terasa lebih segar Di beraktivitas. Menikmati teh talua yang hangat juga dapat Menyediakan rasa nyaman dan menenangkan.

Penggunaan SKM Untuk teh talua tetap perlu memperhatikan fungsi dan takarannya. Sebanyak 30 gram SKM dapat digunakan sebagai pemanis Untuk satu Cangkir teh talua tanpa perlu menambahkan gula pasir lagi Sebab rasanya sudah cukup manis. Konsumsi SKM sesuai peruntukan dan takaran saji tetap dapat menjadi Pada Untuk pola makan sehari-hari. Tetapi, asupan gula Untuk SKM perlu diperhitungkan bersama Hidangan dan minuman lain agar tidak melebihi anjuran Kementerian Kesejaganan, yakni maksimal 50 gram gula per hari Untuk orang dewasa.

(mal/dpy)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Bedah Kandungan Gizi dan Manfaat Teh Talua