Jakarta –
Bill Gates mengaku cheeseburger adalah comfort food favoritnya, tapi ia sadar betul kalau Hidangan itu ikut menyumbang krisis iklim Dunia. Begini pandangannya.
Pendiri Microsoft, Bill Gates, tidak menutupi kegemarannya Di cheeseburger meski Mengetahui bahaya yang ditimbulkan Hidangan itu Bagi lingkungan.
Dikutip Di Times of India (12/5), kegemaran sang miliarder Di Hidangan cepat saji ini justru berbenturan Di Sosialisasi Politik iklim yang Di ini ia gaungkan lewat GatesNotes dan Breakthrough Energy Ventures.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Cheeseburger adalah Hidangan Kandidatteratas saya, tapi saya berharap bukan itu masalahnya, mengingat dampak yang ditimbulkannya Di lingkungan,” tulis Gates Di blognya, GatesNotes.
Kegelisahan pria 70 tahun itu bukan tanpa alasan. Produksi daging sapi memerlukan Disekitar 2.500 galon air Bagi tiap 453 gram daging, Sambil Itu sektor peternakan menyumbang hampir 15 persen emisi gas Tempattinggal kaca Dunia.
Organisasi Ketahanan Pangan dan Agrikultur Dunia (FAO) mencatat sektor ini sebagai salah satu kontributor utama emisi karbon, terutama akibat gas metana Di pencernaan sapi serta alih fungsi lahan Bagi pakan ternak.
Gates mengaku telah Memangkas konsumsi daging sapi, meski cheeseburger tetap sulit ia tinggalkan sepenuhnya.
|
Cheeseburger, Hidangan Kandidatteratas Bill Gates yang menurutnya sulit ditinggalkan. Foto: iStock
|
Menyoal alternatif ‘daging’ nabati sebagai solusi, Gates mengatakan hasilnya belum mampu menandingi kelezatan daging sapi, Lantaran cita rasa khas burger sebagian besar berasal Di lemak hewani yang sulit direplikasi.
Lantaran itu, ia memilih mendukung pendekatan berbeda lewat Savor, perusahaan rintisan yang memproduksi lemak sintetis Di karbon dioksida dan hidrogen tanpa melibatkan peternakan maupun tanaman sama sekali.
“Saya sudah mencicipi produk Savor, dan saya tidak percaya bahwa saya tidak Di makan mentega asli,” ungkap Gates.
Savor mengklaim proses produksinya tidak melepaskan emisi gas Tempattinggal kaca dan hanya menggunakan kurang Di seperseribu air yang dibutuhkan Agrikultur konvensional.
Lewat Breakthrough Energy Ventures, Gates juga menanamkan modal Di perusahaan tersebut sebagai Dibagian Di upayanya mencari pengganti lemak hewani yang realistis dan terjangkau.
Bagi Gates, solusi iklim Di sektor Ketahanan Pangan tidak bisa dipaksakan Di meminta Kelompok berhenti makan daging secara total.
Pendekatan yang lebih Bisa Jadi berhasil, menurutnya, adalah Menampilkan alternatif yang rasanya tetap menggugah selera Tetapi dampaknya Di bumi jauh lebih ringan.
(adr/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Doyan Cheeseburger, Bill Gates Akui Hidangan Favoritnya Picu Bencana Iklim











