Bisnis  

Hadiri IRGCE 2026, MARK Perkuat Daya Saing Ke Ditengah Kemajuan Industri Sarung Tangan Dunia

loading…

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), produsen cetakan sarung tangan atau hand former, turut berpartisipasi Untuk 12th International Rubber Glove Conference & Exhibition (IRGCE) 2026. Foto/Dok

KUALA LUMPURPT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) , produsen cetakan sarung tangan atau hand former, turut berpartisipasi Untuk 12th International Rubber Glove Conference & Exhibition (IRGCE) 2026 yang diselenggarakan Ke 8-10 September 2026 Ke Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia. IRGCE menjadi forum strategis Untuk industri sarung tangan Dunia Di Memperkenalkan para pemimpin industri , pakar Ilmu Pengetahuan, peneliti, serta perwakilan lembaga internasional.

Para pembicara memaparkan perkembangan pasar dan perdagangan sarung tangan dunia, perubahan regulasi Ke Uni Eropa, penerapan kecerdasan buatan dan otomatisasi, Perkembangan material, serta Permintaan Ketahanan Untuk rantai pasok.

Permintaan Sarung Tangan Dunia Terus Menimbulkan Kekhawatiran Seiring Menguatnya Kesadaran

Kesejajaran Permintaan sarung tangan Dunia diperkirakan mencapai Disekitar 405 miliar unit Ke 2026 dan Menimbulkan Kekhawatiran menjadi 444 miliar unit Ke 2028, dibandingkan Disekitar 300 miliar unit Ke 2023. Kemajuan tersebut didukung Di meningkatnya kesadaran Di Kesejajaran dan kebersihan, penerapan standar keselamatan, serta meluasnya penggunaan sarung tangan Ke sektor Kesejajaran dan industri.

Baca Juga: Konsisten Jaga Kinerja dan Daya Saing, MARK Raih Pengakuan Nasional

Malaysia tetap menjadi salah satu pusat produksi dan tolok ukur industri sarung tangan dunia. Nilai Produk Ekspor sarung tangan Malaysia mencapai RM14,41 miliar Ke 2025, atau Disekitar Rp63,4 triliun, Di kontribusi Disekitar 60,8% Di Produk Ekspor produk karet Malaysia. Kemajuan kebutuhan Dunia Menyediakan Kemungkinan Untuk MARK Sebagai memperkuat penetrasi pasar internasional.

Ke Malaysia, MARK telah menjadi pemasok tunggal hand former Untuk beberapa produsen sarung tangan besar. Posisi tersebut mencerminkan kepercayaan pelanggan Di Mutu produk MARK sekaligus Menyediakan akses strategis Untuk Perseroan Sebagai memahami perkembangan Ilmu Pengetahuan dan kebutuhan industri Dunia.

Standar Hand Former dan Hambatan Masuk Industri Lebihterus Tinggi

Produsen sarung tangan kini tidak hanya menilai hand former berdasarkan harga dan ketahanan, tetapi juga konsumsi energi, kestabilan produksi, reject rate, umur pakai, ketertelusuran, serta kelengkapan dokumentasi. Perubahan tersebut membuat Mutu produk dan kepatuhan Di standar Dunia menjadi hambatan masuk yang Lebihterus tinggi Untuk pemasok Terbaru.

Ke 2025, MARK memperoleh sertifikasi Worldwide Responsible Accredited Production (WRAP). Sertifikasi independen ini menilai kepatuhan fasilitas Di 12 prinsip yang mencakup ketenagakerjaan, Ham, keselamatan kerja, lingkungan, kepatuhan hukum, kepabeanan, dan Perlindungan. Pencapaian tersebut memperkuat kesiapan MARK Untuk memenuhi persyaratan rantai pasok pelanggan Dunia.

Baca Juga: Emiten Cetakan Sarung Tangan MARK Cetak Margin Laba Tembus 31,49 %

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Hadiri IRGCE 2026, MARK Perkuat Daya Saing Ke Ditengah Kemajuan Industri Sarung Tangan Dunia