Jakarta, CNN Indonesia —
Jaecoo memperagakan fitur parkir otomatis Super Intelligent Valet Parking (SIVP) Di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 Di Rabu (5/8). Fitur ini membuat Kendaraan Pribadi bisa mencari tempat parkir sendiri, lalu kembali menjemput pemiliknya.
Unit yang dipakai Untuk peragaan adalah Jaecoo J7 SHS-P SIVP Di booth Omoda & Jaecoo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara kerja
Peragaan digelar Didalam skenario pengemudi berhenti Di area drop-off lalu turun Didalam Kendaraan Pribadi, seperti ketika Terbaru tiba Di sebuah area publik dan ingin langsung meninggalkan kendaraannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengemudi tidak perlu mencari parkir sendiri atau menyerahkan Kendaraan Pribadi kepada petugas valet. Cukup membuka Langkah Di Smart Phone dan mengaktifkan SIVP.
Untuk hitungan detik, Kendaraan Pribadi bergerak menyusuri area parkir GIIAS Untuk mencari ruang yang tersedia. Manuvernya berjalan otomatis Didalam panduan sistem navigasi internal Kendaraan Pribadi.
Kendaraan Pribadi juga bisa dipanggil kembali Melewati Langkah. Kendaraan yang sudah terparkir Akansegera keluar Didalam ruang parkir dan merancang rute sendiri Di titik penjemputan yang sama.
Di proses berlangsung, layar Smart Phone menampilkan video real-time Didalam Disekitar Kendaraan Pribadi. Pemakai bisa Meninjau situasi sekaligus menghentikan proses kapan saja.
Andalkan 27 Alat Pengindera
Pabrikan menyebut kemampuan tersebut ditopang 27 Alat Pengindera yang bekerja bersamaan.
Rinciannya 3 radar gelombang milimeter, 11 Lensa yang mencakup tampilan Di, sekeliling, panoramik, dan Dibelakang, 12 radar ultrasonik, serta 1 unit LiDAR DToF jarak jauh. Gabungan Alat Pengindera itu disebut menghasilkan penglihatan 360 derajat Di sekeliling Kendaraan Pribadi.
LiDAR DToF disebut berperan mengenali halangan rendah atau tak terduga. Contoh yang diberikan adalah Kebugaran basement parkir mal yang gelap, Di ada anak kecil melintas tiba-tiba atau kendaraan lain muncul Didalam arah berbeda.
Batas pemakaian
Kelajuan Kendaraan Pribadi Di Gaya SIVP aktif dijaga tidak lebih Didalam 10 km per jam. Batas tersebut disebut memberi sistem cukup waktu Untuk merespons bila ada hal tak terduga muncul Di jalur.
Menurut Skuat Omoda & Jaecoo, SIVP sudah diuji agar tetap bekerja normal Di cuaca ekstrem, mulai Didalam suhu tinggi sampai hujan deras.
Pabrikan menyertakan dua catatan. Pertama, SIVP merupakan fitur berkendara berbantuan atau assisted driving, bukan pengganti pengemudi. Pengemudi tetap harus waspada dan siap Memutuskan alih kendali kapan saja.
Kedua, Sebelumnya fitur diaktifkan, Hubungan jaringan harus stabil dan kendaraan berada Di area parkir yang terpisah Didalam jalan umum.
(fea)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Jaecoo J7 Bisa Cari Parkir Sendiri, Begini Cara Kerjanya











