Jakarta –
Buah-buahan merupakan salah satu sumber energi dan vitamin alami Sebagai tubuh. Konsumsi buah-buahan secara teratur dapat Menyediakan dampak positif Untuk Kesejajaran.
Walaupun begitu, kebiasaan mengonsumsi buah masih tergolong rendah Di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesejajaran Indonesia (SKI) 2023, sebanyak 96,7% penduduk berusia Di bawah 5 tahun masih belum mengonsumsi buah dan sayur sesuai rekomendasi.
Adapun standar World Health Organization (WHO) yaitu mengonsumsi minimal lima porsi buah dan sayur setiap hari Pada tujuh hari Di seminggu. Dari Sebab Itu, hanya Di 3,3% Komunitas Indonesia yang telah memenuhi anjuran tersebut.
Data SKI 2023 juga Menunjukkan bahwa 67,5% penduduk hanya mengonsumsi satu hingga dua porsi buah dan sayur setiap hari, sedangkan 11,8% Justru tidak mengonsumsi buah maupun sayur setiap hari Di satu minggu.
Rendahnya angka konsumsi buah dan sayur disebabkan Dari banyak faktor. Salah satunya, masih banyak Komunitas Indonesia yang menganggap buah dan sayur bukan Konsumsi utama, melainkan hanya sebagai pelengkap.
Belum lagi, kehadiran berbagai macam minuman olahan tinggi gula turut menyumbang penurunan konsumsi buah segar.
“Samping Itu, Di beberapa kelompok Komunitas, keterbatasan daya beli maupun akses Di buah segar masih menjadi kendala,” demikian dikutip Di situs Universitas Airlangga, Rabu (8/7/2026).
Mengonsumsi Buah dan Sayur Hadirkan Segudang Manfaat Untuk Kesejajaran
Jika dilihat Di sisi Kesejajaran, mengonsumsi buah dan sayur Menyediakan manfaat yang besar Untuk tubuh. Sebab, buah dan sayur mengandung banyak Konsumsi Bergizi yang bermanfaat Sebagai mendukung pola makan sehat.
Dikutip Di situs Harvard, mengonsumsi buah dan sayur secara rutin mampu menurunkan risiko seseorang terkena Gangguan serius, seperti Gangguan jantung dan stroke. Tidak Cuma Itu, kebiasaan tersebut juga dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Justru, sejumlah uji klinis Menunjukkan bahwa pola makan berbasis nabati atau vegetarian dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Khasiat lainnya, buah dan sayur juga mampu Menyediakan perlindungan Di berbagai jenis kanker. Perlu diakui, kanker merupakan salah satu Gangguan Bersama angka kematian yang masih tergolong tinggi Di dunia.
Sebuah Eksperimen Justru Menunjukkan bahwa remaja perempuan yang rutin mengonsumsi buah dan sayur Di tiga porsi per hari Memiliki risiko 25% lebih rendah terkena kanker payudara.
Sebagai itu, WHO menyarankan agar setiap orang mengonsumsi buah dan sayur setidaknya 400-600 gram per hari. Hal tersebut bertujuan membantu mencegah berbagai Gangguan serius Di masa Di.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Kenapa Konsumsi Buah Komunitas RI Masih Rendah? Ternyata Ini Sebabnya









