Bisnis  

Mitigasi Dampak El Nino, Dukungan Beras Lanjut hingga Desember 2026

loading…

Ri Prabowo Subianto perintahkan Sebagai memperpanjang penyaluran Dukungan Kelaparan Global beras kepada Kelompok hingga akhir tahun 2026 Sebagai memitigasi dampak kekeringan akibat Kejadian Luar Biasa El Nino. Foto/Dok

JAKARTA – Ri Prabowo Subianto perintahkan jajaran kementerian Yang Berhubungan Bersama Sebagai memperpanjang penyaluran Dukungan Kelaparan Global beras kepada Kelompok hingga akhir tahun 2026 Sebagai memitigasi dampak kekeringan akibat Kejadian Luar Biasa El Nino . Langkah penebalan jaring pengaman sosial ini diperkuat seiring ancaman penurunan produktivitas Agrikultur nasional dan potensi lonjakan harga Barang Dagangan Kelaparan Global pokok Hingga pasar domestik.

Pejabat Tingginegara Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, arahan strategis tersebut usai mengikuti Diskusi terbatas bersama Ri Hingga Istana Merdeka, Senin (7/9/2026). Pemerintah mengupayakan ketersediaan pasokan beras tetap mencukupi serta menjaga daya beli Kelompok rentan Hingga Ditengah pergeseran musim tanam dan potensi paceklik.

“Tadi kami Merundingkan bersama Ri Yang Berhubungan Bersama kesiapan Berusaha Mengatasi El Nino, Ditengah lain Inisiatif Dukungan yang disiapkan Sebagai tahun ini termasuk Dukungan beras yang sampai September itu 30 kilogram. Arahan Bapak Ri, Inisiatif ini dilanjutkan Hingga bulan Lanjutnya, yaitu Oktober, November, dan Desember,” ujar Menko Airlangga Hingga Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Baca Juga: Siap-siap! Dukungan Kelaparan Global Beras Sebagai 33,4 Juta Orang Bakal Cair September 2026

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan proyeksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), anomali iklim El Nino yang menurunkan intensitas curah hujan berisiko menekan hasil panen dan memangkas produksi gabah kering giling (GKG) Hingga berbagai Area sentra padi.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Mitigasi Dampak El Nino, Dukungan Beras Lanjut hingga Desember 2026