Ri Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjalani pemeriksaan medis Ke Walter Reed National Military Medical Center. Untuk rilis resmi, Gedung Putih mengungkapkan hasilnya Trump sehat dan Untuk Kepuasan yang baik.
Praktisi Medis Gedung Putih, Dr Sean Barbabella, mengonfirmasi bahwa fungsi organ vital Trump masih sangat prima Untuk memimpin Negeri Ke usianya yang tak lagi muda. Fungsi organ yang dimaksud terdiri Untuk fungsi jantung, paru-paru, hingga neurologis atau saraf.
“Ri Trump tetap Untuk Kepuasan Kesejajaran yang sangat baik, Menunjukkan fungsi jantung, paru-paru, neurologis, dan fisik secara keseluruhan yang kuat,” tulisnya Untuk surat resmi Gedung Putih, dikutip Untuk CNN, Sabtu (30/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kinerja kognitif dan fisik sangat baik. Ia sepenuhnya layak Untuk menjalankan semua tugas Panglima Tertinggi dan Kepala Negeri,” sambung dia.
Berdasarkan analisis elektrokardiogram atau EKG berbasis kecerdasan buatan atau Ai (AI), usia jantung Trump terdeteksi jauh lebih muda daripada usia aslinya.
“Di 14 tahun lebih muda Untuk usia kronologisnya,” ungkap laporan tersebut.
Ke Di Itu, Trump menjalani Tes Penilaian Kognitif Montreal Untuk menyaring risiko demensia dini. Ia berhasil meraih skor sempurna, yaitu 30 Untuk 30.
Catatan Untuk Praktisi Medis yang Minta Trump Pola Makan
Meski menurut pemeriksaan Kepuasan kesehatannya baik, Trump ternyata Merasakan kenaikan berat badan. Berat badannya Ke April 2025 sebesar 101,6 kg, kini naik menjadi 107,9 kg.
Melihat Kepuasan tersebut, Dr Barbabella Menyediakan semacam ‘konseling Pra-Penanganan’ yang cukup ketat. Trump diberikan panduan Yang Terkait Didalam Pola Makan, peningkatan Latihan, hingga Untuk menurunkan berat badan.
Selain menyoroti berat badan, Regu medis juga menyoroti Dibagian kaki Trump yang sempat membengkak. Pihak Gedung Putih mengatakan Kepuasan tersebut dipicu Didalam insufisiensi vena kronis, yakni gangguan Ke katup pembuluh darah yang membuat darah mengumpul Ke area kaki.
“Terdapat sedikit pembengkakan Ke kaki Dibagian bawah, Didalam perbaikan dibandingkan tahun lalu,” tulis Praktisi Medis kepresidenan.
Penyebab Memar Ke Tangan Trump
Praktisi Medis juga menyoroti kebiasaan Trump mengonsumsi Terapi aspirin Didalam dosis tinggi, yakni 325 mg. Sambil rekomendasi Praktisi Medis Untuk Pra-Penanganan biasanya hanya 81 mg per hari.
Menurutnya, konsumsi Terapi Didalam dosis yang tinggi ini memicu perdarahan dan memar-memar Ke tangan Trump. Alasan Trump rutin mengonsumsi aspirin adalah Untuk mengencerkan darah agar lebih mudah Datang Ke jantungnya.
“Mereka lebih suka saya mengonsumsi dosis yang lebih kecil. Saya mengonsumsi dosis yang lebih besar, tetapi saya telah melakukannya Pada bertahun-tahun, dan yang terjadi adalah, itu menyebabkan memar,” kata Trump kepada Trump Wall Street Journal..
Halaman 2 Untuk 2
(sao/up)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Ri AS Donald Trump Jalani Pemeriksaan Medis, Ini Hasilnya Sampai Disuruh Pola Makan











