Ke Didekat Stasiun Gondangdia, ada warung sop buntut legendaris Sebelum 1970-an. Racikan kuah gurih Bersama buntut empuknya bikin banyak orang kepincut, Justru Karena Itu langganan pejabat!
Kawasan Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, dikenal Memperoleh banyak pilihan Citarasa enak, termasuk tempat makan legendaris yang sudah bertahan puluhan tahun.
Salah satunya Sop Buntut Cut Meutia yang berlokasi Di 100 meter Untuk stasiun. Warung makan ini sudah berjualan Sebelum 1970-an dan terkenal Bersama sop buntut berkuah bening yang gurih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Resepnya terus dipertahankan secara turun-temurun hingga menjadi Unjuk banyak pelanggan, termasuk pejabat Negeri. Selain sop buntut rebus, tersedia pula beberapa pilihan menu lainnya yang tak kalah menggugah selera dan cocok disantap Di makan siang.
1. Lokasi Didekat Stasiun Gondangdia
|
Lokasi Sop Buntut Cut Meutia Didekat Bersama Stasiun Gondangdia. Foto: detikFood
|
Untuk Pemakai KRL Commuter Line, Sop Buntut Cut Meutia bisa menjadi pilihan Citarasa Setelahnya turun Ke Stasiun Gondangdia.
Stasiun Gondangdia sendiri Memperoleh sejarah panjang Sebelum pertama kali diresmikan sebagai halte kereta api Ke 1926. Bangunan stasiun layang yang digunakan sekarang mulai beroperasi Ke 1992.
Lokasi sop buntut legendaris ini berada Ke Jalan Menteng Kecil No. 4-5, Menteng, Jakarta Pusat, Di 100 meter Untuk stasiun dan tidak jauh Untuk Masjid Cut Meutia.
Tempat makannya berupa warung makan sederhana yang kecil, Karena Itu Ke jam makan siang pengunjung harus antre Sebagai Merasakan tempat duduk. Tetapi Damai saja, pelayanan Ke sini sigap dan cepat, kurang Untuk lima menit semua Konsumsi sudah tersedia.
2. Berdiri Sebelum 1970-an
Sop Buntut Cut Meutia Foto: detikFood |
Sop Buntut Cut Meutia merupakan salah satu tempat makan legendaris Ke kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Warung ini dirintis Dari Hj. Nurjanah Di akhir 1960-an hingga awal 1970-an.
Menurut Ningsih, pemilik generasi kedua Untuk warung sop buntut ini, dulunya usaha Citarasa tersebut sempat menjual nasi Padang Sebelumnya beralih Di sop buntut.
“Untuk tahun1970-an sudah berjualan Ke sini. Terkenalnya memang menu sop buntut. Ada yang sop buntut rebus dan goreng, kalau kuah kaldu supnya sama. Tipe yang bening pakai sayuran seperti tomat, kol dan wortel,” ungkap Ningsih Di detikFood (15/10/2026).
Ningsih, pemilik generasi kedua Sop Buntut Cut Meutia Foto: detikFood |
Berencana tetapi ketika mendiang Hj. Nurjanah mencoba membuat sop buntut Ke warungnya, ternyata menu itu lebih diminati pelanggan.
Sebelum Di itu, sop buntut menjadi menu andalan yang terus dipertahankan hingga sekarang Bersama resep keluarga yang diwariskan Untuk generasi Di generasi.
3. Sop Buntut Kuah Bening Karena Itu Andalan
Sop Buntut Cut Meutia Foto: detikFood |
Sop buntut rebus dan goreng menjadi menu pertama sekaligus hidangan paling ikonik Ke warung ini. Ciri khasnya terletak Ke kuah bening Bersama rasa kaldu sapi yang gurih alami.
Daging buntut dimasak perlahan hingga empuk dan mudah terlepas Untuk tulangnya. Bumbunya dibuat sederhana tanpa penggunaan rempah berlebihan.
Sambil warna merah Untuk daging muncul Untuk Cara masak slow-cook menggunakan api kecil Di berjam-jam hingga dagingnya empuk.
Sop Buntut Cut Meutia Foto: detikFood |
Menurut Wawan, generasi ketiga Untuk Sop Buntut Cut Meutia, setiap harinya daging sapi segar dikirim Untuk Rumah pemotongan hewan Ke malam hari, Setelahnya Itu langsung diolah keesokan paginya.
“Lantaran kita punya tiga cabang selain Ke sini, ada Ke Slipi, Lebak Bulus dan yang terbaru Ke Duren Sawit. Tapi semuanya dimasak Ke sini, central kitche-nya Ke sini. Karena Itu Untuk segi rasa tidak ada yang berubah,” ungkap Wawan.
Sop Buntut Cut Meutia Foto: detikFood |
Seporsi sop buntut dibanderol Rp60.000, potongan daging buntutnya besar dan dagingnya royal Karena Itu setara Bersama harganya.
4. Ludes 250 Porsi Untuk Sehari
Sop Buntut Cut Meutia Foto: detikFood |
Meski Sop Buntut Cut Meutia buka Untuk pukul 10 pagi hingga 8 malam, tapi biasanya Ke pukul 3 sore menu sop buntutnya sudah ludes terjual.
“Untuk sehari kita bisa jual lebih Untuk 250 porsi sop buntut. Biasanya memang habis Setelahnya jam makan siang. Lantaran Ke sini lokasinya Didekat perkantoran dan kementrian, Karena Itu banyak pegawai kantoran kalau makan siang Di sini,” ungkap Ningsih.
Sop Iga Ke Sop Buntut Cut Meutia Foto: detikFood |
Selain sop buntunya yang Karena Itu primadona. Ke sini juga menyediakan olahan iga yang tak kalah Unjuk, ada Sop Iga dan Iga Bakar, per porsi harganya Rp 65.000.
Sebagai sop iga, kuahnya sopnya sama Bersama sop buntut, yang membedakannya hanyalah potongan daging iganya yang besar dan warnanya kemerahan. Teksturnya empuk dan tidak alot sama sekali, disantap Bersama nasi putih rasanya Lebih enak.
Iga Bakar Ke Sop Buntut Cut Meutia Foto: detikFood |
Begitu juga Bersama iga bakarnya yang bikin nagih, iga dibakar Bersama olesan bumbu kecap khusus lalu disajikan Bersama kuah sop yang terpisah.
Sate Kambing Ke Sop Buntut Cut Meutia Foto: detikFood |
Oh ya, Ke sini juga menyediakan menu pelengkap seperti Sate Ayam (Rp35.000/porsi) dan Sate Kambing (Rp20.000/ setengah porsi) yang tak kalah enak. Cocok Sebagai Karena Itu teman makan sop buntut atau iga.
5. Karena Itu Langganan Mantan Pembantu Ri Keuangan Purbaya
Sop Buntut Cut Meutia Karena Itu Langganan Mantan Pembantu Ri Keuangan Purbaya. Foto: detikFood |
Punya banyak pelanggan setia Di puluhan tahun, Sop Buntut Cut Meutia juga Karena Itu langganan Seniman hingga pejabat Negeri, termasuk mantan Pembantu Ri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Melewati video TikTok yang diunggah Ke 11 Desember 2025 lalu, Purbaya sempat mampir makan sop buntut Ke sini dan mengungkapkan bahwa dirinya sudah menjadi pelanggan Sop Buntut Cut Meutia Sebelum masih muda.
“Untuk muda saya sudah sering Ke sini, saya sering pacaran Ke sini sama pacar saya dulu yang sekarang Karena Itu istri saya,” ungkapnya.
Sate ayam Ke Sop Buntut Cut Meutia Foto: detikFood |
Purbaya Justru mengaku bisa menghabiskan dua porsi sop buntut sekaligus Lantaran menyukai rasanya. Hal ini juga disebutkan Dari Ningsih, ia mengaku cukup kaget Di Purbaya datang Sebagai makan siang Ke tempatnya.
“Pak Purbaya bilang sudah Karena Itu langganan Sebelum lama, Justru katanya sering datang Di sini Di masih pacaran sama istrinya. Tapi kalau itu saya tidak ingat,” pungkas Ningsih.
Selain Purbaya, ada banyak Seniman, Vokalis sampai food vlogger yang pernah makan Ke sini. Mulai Untuk Brisia Jodie, Jonathan Alden, hingga Cak Lontong.
Halaman 2 Untuk 2
Simak Video “Shawarma Jumbo, Satu Porsi Bikin Kenyang“
(sob/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Sebelum 1970-an! Sop Buntut Ke Didekat Stasiun Gondangdia Ini Bisa Laris 250 Porsi Sehari






















