Garam menjadi salah satu bumbu yang hampir selalu ada Di dapur. Meski sama-sama memberi rasa asin, tapi setiap jenis garam bisa Memperoleh tekstur dan karakter berbeda.
Dilansir Untuk The Chef & The Dish, (7/8/2026), setiap jenis garam punya fungsinya masing-masing. Lantaran itu perlu diperhatikan agar tak salah pilih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ini 5 jenis garam beserta masing-masing fungsinya:
|
Gram Perabot paling cocok Sebagai digunakan sehari-hari, baik Sebagai hidangan maupun campuran membuat kue. Foto: Istimewa
|
1. Table Salt (Garam Perabot)
Table salt atau garam Perabot merupakan jenis yang paling umum ditemukan Di dapur. Teksturnya halus Lantaran Lewat proses pemurnian Sebagai menghilangkan berbagai kotoran.
Garam ini cocok Sebagai kebutuhan sehari-hari, mulai Untuk memasak hingga membuat kue. Butirannya yang kecil juga membuatnya mudah larut Untuk Konsumsi dan adonan.
Sebagian table salt yang beredar merupakan garam beryodium. Yodium ditambahkan Lantaran merupakan mineral penting yang dibutuhkan tubuh Sebagai mendukung fungsi hormon tiroid.
2. Sea Salt (Garam Laut)
Sea salt atau garam laut dibuat Untuk air laut yang Merasakan proses penguapan. Jenis ini tersedia Untuk beragam ukuran butiran, warna, dan tekstur.
Garam laut dapat mempertahankan sejumlah mineral serta unsur alami Untuk proses produksinya. Hal tersebut membuat karakter rasanya dapat sedikit berbeda Untuk garam Perabot.
Sea salt banyak digunakan sebagai finishing salt atau garam tabur. Taburkan secukupnya Di atas Konsumsi Sebagai memberi rasa sekaligus tekstur yang lebih Memikat.
3. Rock Salt (Garam Kristal)
Rock salt Memperoleh bentuk kristal yang jauh lebih besar dibandingkan garam Perabot. Kristalnya juga membutuhkan waktu lebih lama Sebagai larut Supaya kurang praktis Sebagai masakan harian.
Untuk penggunaan Makanan, rock salt dapat membantu proses pembekuan es krim. Kristal garam berukuran besar juga dapat digunakan Sebagai membuat hidangan berlapis garam.
Jenis ini juga digunakan Untuk proses pengawetan Konsumsi tertentu. Tetapi, pastikan rock salt yang digunakan memang ditujukan Sebagai kebutuhan Kelaparan Global dan bukan Sebagai keperluan lain.
Garam Himalaya lebih cocok Sebagai finishing Konsumsi daripada dicampur Di proses memasak. Foto: iStock |
4. Garam Himalaya
Himalayan pink salt dikenal Untuk warna merah muda hingga merah muda pucat Di kristalnya. Garam ini umumnya ditambang Di kawasan pegunungan Himalaya, terutama Pakistan.
Warna tersebut berkaitan Didalam kandungan mineral Di Untuk garam, termasuk zat besi. Bentuknya tersedia mulai Untuk butiran halus hingga bongkahan besar yang dapat diparut.
Garam ini kerap digunakan sebagai bumbu sekaligus hiasan Konsumsi. Rasanya cenderung lembut Supaya cocok Sebagai finishing, meski dapat pula digunakan Pada memasak atau memanggang.
5. Smoked Salt
Smoked salt merupakan garam yang diasapi menggunakan kayu Sebagai Memberi aroma dan cita rasa khas. Proses pengasapan dapat berlangsung cukup lama agar karakter asapnya Lebih kuat.
Jenis garam ini cocok Sebagai Konsumsi yang membutuhkan sentuhan rasa berasap. Daging panggang, sayuran, dan hidangan berkuah bisa Memperoleh karakter rasa yang lebih Untuk.
Smoked salt juga dapat digunakan Di iga, daging babi, atau kalkun. Penggunaannya cukup sedikit Lantaran aroma asapnya kuat dan mudah mendominasi rasa Konsumsi.
Halaman 2 Untuk 2
(dfl/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Tak Cuma Asin, 5 Jenis Garam Ini Punya Manfaat Berbeda Sebagai Masakan












