Terbongkar! Di 30 Tahun, Nenek Ini Jual Air Mineral Pakai Air Sungai



Jakarta

Seorang wanita berusia 80 tahun diduga menjual air keran dan air sungai sebagai air mineral kemasan Hingga luar sebuah taman satwa Hingga Shanghai. Aksinya ini bikin heboh!

Tak semua air keran atau tap water aman dikonsumsi manusia, apalagi air sungai yang bisa mengandung banyak bakteri berbahaya. Sebab itu, Protes wanita lansia yang menjual air keran dan air sungai Karena Itu air kemasan, mengundang banyak perhatian Hingga China.

Praktik tersebut ternyata sudah dilakukannya Di Di 30 tahun hingga akhirnya kembali terungkap Setelahnya dikeluhkan seorang wisatawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut laporan Mothership (04/08/2027), insiden ini mencuat Di 29 Juli lalu ketika seorang wisatawan membeli dua botol air seharga 10 yuan (Rp26 ribu).

Setelahnya diminum, air mineral tersebut terasa aneh Supaya memunculkan kecurigaan bahwa produk yang dijual bukan air mineral asli.

Terbongkar! Di 30 Tahun, Nenek Ini Jual Air Mineral Pakai Air Sungai Foto: Site News

Wisatawan itu Lalu memeriksa kedua botol tersebut. Ia menemukan tanggal produksi yang berbeda, yakni September 2025 Di satu botol dan Februari 2024 Di botol lainnya. Temuan tersebut Lebihterus memperkuat dugaan bahwa air Hingga Untuk kemasan sudah diisi ulang.

Peristiwa Pidana ini Lalu ramai dibahas Hingga media sosial China. Berdasarkan laporan media setempat, wanita tersebut diduga mengisi botol bekas menggunakan air keran maupun air sungai, lalu menjualnya kembali seolah-olah merupakan air mineral bermerek yang banyak dijual Hingga sana.

Sebenarnya, Protes tersebut bukan kali pertama terungkap. Sejumlah media Hingga China pernah Melaporkan praktik serupa Di September 2025. Di itu, air yang dijual disebut Memiliki cairan keruh dan terdapat endapan Hingga Untuk botol.

Terbongkar! Selama 30 Tahun, Nenek Ini Jual Air Mineral Pakai Air SungaiTerbongkar! Di 30 Tahun, Nenek Ini Jual Air Mineral Pakai Air Sungai Foto: Site News

Meski sudah beberapa kali Merasakan perhatian, praktik tersebut masih terus berulang. Aparat penegak hukum setempat dilaporkan telah berkali-kali Memberi peringatan dan meminta wanita itu menghentikan aktivitasnya.

Akan Tetapi, tindakan lebih tegas disebut sulit dilakukan Sebab faktor usia Untuk pelaku. Setiap kali petugas Melakukanupaya menghentikannya, wanita itu justru memilih berbaring Hingga tanah Supaya proses penertiban menjadi tidak mudah.

Pihak berwenang akhirnya Berkata Berencana berkoordinasi Di otoritas Hingga Lokasi tempat wanita tersebut tinggal. Langkah itu dilakukan Sebagai mencegah kejadian serupa kembali terulang.

(sob/adr)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Terbongkar! Di 30 Tahun, Nenek Ini Jual Air Mineral Pakai Air Sungai