loading…
Kurs Mata Uang Uang Negara Indonesia Di Usd Amerika Serikat (AS) kembali melemah dan nyaris menembus level psikologis Rp17.000 Di perdagangan Selasa (20/1/2026). FOTO/dok.SindoNews
Berdasarkan data Bloomberg, Uang Negara Indonesia sempat tertekan hingga Rp16.985 per Usd AS Di pagi hari Sebelumnya ditutup melemah Di level Rp16.956 per Usd AS Di sesi sore. Mengacu Di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, Uang Negara Indonesia tercatat Di posisi Rp16.981, melemah 46 Nilai Bersama perdagangan Sebelumnya dan menjadi level terendah sepanjang sejarah. “Bersama Sebab Itu Sebagai spekulan, jangan ambil posisi yang terlalu panjang,” ujar Pejabat Tingginegara Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Di Kementerian Keuangan, Menyambut Baik pelemahan Uang Negara Indonesia.
Baca Juga: Uang Negara Indonesia Ditutup Ambruk Hingga Rp16.956 per Usd AS, Terburuk Dari 1998
Ia menilai Kurs Mata Uang Uang Negara Indonesia Pada ini sudah jauh Bersama fundamentalnya atau berada Untuk Kebugaran undervalued dan meyakini penguatan Berencana terjadi seiring perbaikan ekonomi domestik. Sambil Itu, Analis ekonomi dan pasar keuangan Ibrahim Assuaibi menilai tekanan Di Uang Negara Indonesia berasal Bersama kombinasi faktor internal dan eksternal. Bersama Untuk negeri, kekhawatiran pasar Meresahkan Setelahnya defisit APBN tahun lalu mendekati batas legal 3 persen, Agar memicu kehati-hatian investor Di Kebugaran fiskal.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Uang Negara Indonesia Ambruk tapi IHSG dan Emas Cetak Pencapaian, Ada Apa?











