Macau –
Hotel Grand Emperor Ke Makau Di ini dikenal Bersama dekorasi mewahnya, termasuk jajaran emas batangan yang menghiasi lobi hotel. Tetapi, Sebab gejolak ekonomi, mereka menjual semua emas-emas yang dipajang Ke lantai Di ini.
Dilansir Bersama Guardian, Minggu (8/2/2026) hasil penjualan emas yang didapat hotel ini mencapai USD 13 juta (Rp 219 miliar) Ke Ditengah Situasi emas yang harganya juga naik secara Internasional.
Hotel Memahami, mereka Di ini dikenal sebagai hotel mewah Sebab ‘berlantai emas’ ini. Tetapi, perusahaan induk resor yang berbasis Ke Hong Kong, Emperor Entertainment Hotel Ltd, Memahami Potensi bagus ini dan memutuskan Untuk membongkar dan menjualnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
|
Lantai lobi Hotel Grand Emperor Ke Makau yang bertabur emas batangan Foto: (Wikipedia Commons/ Wing)
|
Adapun total emas yang mereka jual seberat 79 kg kepada perusahaan penyulingan yang berbasis Ke Hong Kong. Ditambahkan bahwa penjualan tersebut Akansegera memperkuat posisi keuangan grup dan memungkinkannya Untuk berinvestasi jika Potensi Penanaman Modal yang sesuai muncul.
Grand Emperor Hotel telah memposisikan dirinya sebagai tolok ukur kemewahan bergaya Eropa Ke pusat Makau, menawarkan lebih Bersama 300 kamar tamu kelas atas, restoran dan bar, serta layanan pramutamu. Hotel ini telah Merasakan banyak Pengakuan industri.
Makau menjadi satu-satunya tempat Ke China Ke mana perjudian kasino legal, dan Area seluas Disekitar 13 mil persegi (33 km persegi) ini merupakan pemimpin Internasional Untuk pendapatan perjudian Ke tahun 2025.
Tetapi, Ke bawah tekanan Bersama Beijing Untuk mendiversifikasi ekonominya, banyak kasino Ke Makau telah beralih Bersama operasi perjudian Ke Ditengah pengetatan peraturan lokal, termasuk Grand Emperor, yang menutup kasinonya Ke bulan Oktober.
Untuk pengajuan minggu ini, grup tersebut mengatakan bahwa Bersama penghentian kegiatan perjudian Ke tempat tersebut, mereka secara aktif merencanakan fasilitas hiburan dan Liburan lainnya. Mereka berencana Akansegera membangun kembali lobi hotel yang bertabur emas.
“Mengingat bahwa area Yang Terkait Bersama direncanakan Untuk direnovasi dan dikembangkan kembali, logam mulia yang awalnya merupakan Pada Bersama desain interior dan perlengkapan hotel tidak lagi relevan Bersama tema hotel Ke masa mendatang,” demikian pernyataan perusahaan tersebut.
(sym/wsw)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Terus Meroket, Hotel Ke Macau Congkel dan Jual Emas yang Dipajang Ke Lantai











