Jakarta –
Pemilik restoran menuding pelanggan sengaja menabur bulu ketiak Hingga Minuman sebagai alasan komplain tanpa bayar. Unjuk Rasa ini terekam CCTV dan diselidiki polisi.
Modus curang pelanggan Untuk menghindari pembayaran kembali terjadi Hingga restoran. Kali ini, sebuah restoran Hingga Sydney Menginformasikan Unjuk Rasa tak terduga yang terekam jelas Lensa CCTV.
Sebuah restoran steak ternama Hingga Sydney, Australia, Pony Dining at The Rocks, menuding seorang pelanggan sengaja menyabotase hidangan senilai Rp 9 jutaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden ini terjadi Ke 29 Desember, Hingga Di ramainya musim liburan, lapor Au.news (13/2). Pada itu, sebuah keluarga datang Sebagai makan malam dan memesan sejumlah menu, termasuk tomahawk steak.
|
Ilustrasi Steak Tomahawk. Foto: mstar.com.my
|
Akan Tetapi, Setelahnya menyantap hidangan, seorang pria mengajukan komplain Bersama alasan menemukan rambut Hingga Di makanannya, lalu menolak membayar tagihan.
Supervisor restoran, Caitlin, mengatakan awalnya staf bersikap sopan dan meminta maaf atas keluhan tersebut. “Kami awalnya meminta maaf, tapi Lalu sadar rambut itu tidak Bisa Jadi berasal Bersama staf kami Lantaran warnanya berbeda,” ujar Caitlin.
Ia menambahkan, “Samping Itu, sangat sulit rambut bisa masuk Hingga tomahawk steak Lantaran hampir tidak memerlukan banyak proses persiapan.”
Kecurigaan Lebihterus kuat Setelahnya pelanggan itu pergi. Staf Lalu memeriksa rekaman CCTV Hingga Di restoran.
Unjuk Rasa Nekat Untuk Gratisan, Pelanggan Taruh Bulu Ketiak Sendiri Hingga Steak! Foto: CCTV |
Bersama rekaman tersebut, terlihat pria itu merogoh ketiaknya, mencabut rambut, lalu menaburkannya Hingga Piring sisa makanannya.
Sambil Itu, anggota keluarga lain terlihat tetap santai, Justru anak-anak tampak menghabiskan Minuman mereka hingga bersih.
“Kami benar-benar terkejut dan kecewa Lantaran Terbaru menyadarinya Setelahnya dia pergi,” kata Caitlin. Ia juga menyebut pria itu bersikap sangat kasar dan agresif kepada Instruktur serta pelayan restoran.
Pihak restoran mencoba menghubungi pelanggan tersebut, tapi menduga nama dan nomor telepon yang digunakan Pada reservasi sengaja dipalsukan.
“Saya rasa itu memang sudah direncanakan Sebelum awal. Sepertinya mereka memang berniat tidak membayar,” ungkap Caitlin.
Sebagai bentuk peringatan, Pony Dining mengunggah rekaman kejadian tersebut Hingga media sosial agar restoran lain lebih waspada.
Kejadian ini pun dilaporkan Hingga polisi sehari Setelahnya kejadian. Kepolisian New South Wales mengonfirmasi bahwa Peristiwa Pidana tersebut Lagi Di tahap penyelidikan.
(raf/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Unjuk Rasa Nekat Untuk Gratisan, Pelanggan Taruh Bulu Ketiak Sendiri Hingga Steak!












