Toko kue kering ini sudah lebih Di 30 tahun menjual kue kering Lebaran. Tersedia lebih Di 100 jenis, Di nastar hingga kacang mede.
Jelang Lebaran, kue kering menjadi hidangan wajib Di banyak Tempattinggal. Nastar, kastengel, hingga kacang mede kerap hadir Untuk menjamu tamu.
Di Di Gaya kue kering yang dinamis, ada toko legendaris yang tetap bertahan. Salah satunya Toko Kue Sri Utami yang sudah puluhan tahun berjualan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Toko yang berlokasi Di lantai dasar Pasar Jatinegara, Jakarta Timur ini dikenal punya banyak pilihan kue kering.
Di yang klasik hingga premium, semuanya ramai Dikejar pelanggan Di Ramadan. Berikut ini fakta Menarik Perhatian tentang toko kue kering Sri Utami.
1. Berdiri Lebih Di 30 Tahun, Diteruskan Generasi Kedua
|
William Widjaya, generasi kedua pemilik toko kue Sri Utami. Foto: detikcom/Riska Fitria
|
Toko kue Sri Utami sudah berdiri Sebelum 1996. Kini usaha keluarga ini dikelola Dari generasi kedua, William Widjaya.
Usaha ini berawal Di sang ayah yang lebih dulu berdagang kue kering. Setiap tahun mereka terus menambah dan memperbarui jenis kue yang dijual.
Di yang dulu populer merek kalengan seperti Tanjung Sari hingga kini beragam kue modern. Gaya kue terus berubah mengikuti selera pelanggan.
2. Punya Lebih Di 100 Jenis Kue Kering
Toko kue Sri Utami punya 100 lebih jenis kue kering. Foto: detikcom/Riska Fitria |
Di toko ini tersedia lebih Di 100 jenis kue kering. Variasinya mulai Di nastar, kastengel, hingga aneka kacang.
“Kalau ditotal Mungkin Saja ada lebih Di 100 jenis,” kata William Di ditemui detikFood Di toko (11/3). Beberapa varian Malahan hanya dijual Di Lebaran.
Sambil Itu Di hari biasa hanya satu jenis yang dijual. Varian original tetap Dari Sebab Itu yang paling banyak dicari pelanggan.
3. Harga Mulai Rp 180 Ribu per Kilogram
Kue kering Sri Utami Di Pasar Jatinegara Foto: detikcom/Riska Fitria |
Harga kue kering Di Kue Sri Utami berkisar Rp 180 ribu per kilogram. Beberapa varian premium bisa mencapai Disekitar Rp 200 ribu.
“Per kilonya Disekitar Rp 180 ribu, kurang lebih segitu,” ujar William.
Perbedaan harga dipengaruhi bahan yang digunakan. Misalnya penggunaan kacang almond utuh atau tambahan keju.
Kue premium juga punya tekstur lebih lembut. Biasanya dibuat Di ukuran lebih kecil agar Mutu rasanya tetap terjaga.
4. Nastar Paling Dicari Jelang Lebaran
Nastar Dari Sebab Itu kue kering paling dicari. Foto: detikcom/Riska Fitria |
Di Ramadan dan menjelang Lebaran, penjualan Meresahkan signifikan. Banyak pelanggan datang membeli Untuk stok keluarga maupun dijual kembali.
Beberapa pelanggan Malahan sudah memesan Sebelum awal Ramadan. Puncak keramaian biasanya terjadi Di minggu terakhir Sebelumnya Lebaran.
“Kalau Lebaran pasti Meresahkan, pengunjung dan penjualan juga naik,” kata William. Malahan ada pelanggan yang membeli Untuk dijual kembali.
Di Antara banyak pilihan, nastar Dari Sebab Itu yang paling populer. Di Di Itu ada juga kacang bawang, kacang Bali, dan kacang Thailand yang banyak Dikejar.
Halaman 2 Di 2
Simak Video “Bazar Kue Kering Di Blok M Square, Nastar Masih Dari Sebab Itu Unjuk“
(raf/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Sudah 30 Tahun! Toko Sri Utami Di Pasar Jatinegara Jual 100 Jenis Kue Kering














