Kediri –
Sebuah artefak berharga ditemukan Di sawah milik warga Kediri. Artefak itu diduga Yoni, meski kondisinya sudah tidak utuh lagi.
Batu Yoni itu ditemukan Di area persawahan Dusun Babadan, Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Artefak yang Sebelumnya Itu dikira batu lumpang biasa itu sudah diamankan Di Tempattinggal warga Sesudah diidentifikasi Memperoleh nilai sejarah.
Artefak tersebut ditemukan Di lahan persawahan milik warga bernama Qomaruddin. Meski keberadaannya sudah lama diketahui, benda itu Terbaru disadari sebagai peninggalan bersejarah Sesudah dilakukan pemeriksaan Dari pihak Yang Berhubungan Bersama Di tiga bulan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Lembaga Adat Desa Duwet, Candra David Pratama mengungkapkan, pemilik lahan semula tidak Mengetahui nilai historis benda tersebut. Batu itu lazim ditemukan Di kawasan persawahan Agar tidak Memikat perhatian para warga.
“Awalnya dikira batu biasa. Sesudah kami cek langsung Di lokasi, bentuknya mengarah Hingga yoni, salah satu peninggalan Kekayaan Budaya Dunia masa lampau. Lantaran itu, kami berinisiatif Sebagai mengamankannya,” kata Candra, Jumat (24/4).
Lantaran posisinya berada Di Ditengah lahan Pertanian yang ditanami jagung dan menghambat Karya bercocok tanam, warga bersama lembaga adat sepakat memindahkan artefak tersebut Sesudah masa panen selesai.
Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong, melibatkan Gadget desa, kepala dusun, dan komunitas pemerhati sejarah setempat.
|
Penemuan artefak yoni Di sawah Kediri Foto: Istimewa
|
Di hasil pemeriksaan awal, Situasi artefak diketahui sudah tidak sempurna. Pada pancuran air Di yoni dilaporkan telah patah, begitu pula Pada atasnya. Sejumlah fragmen yang hilang juga tidak ditemukan Di Di lokasi.
Pada ini, artefak tersebut sudah disimpan Sambil Di Tempattinggal salah seorang warga bernama Mbah Sumali, yang Sebelumnya Itu juga menjadi tempat penyimpanan beberapa temuan serupa Di Daerah tersebut.
Candra menyebut penemuan ini bukan yang pertama Di Desa Duwet. Sebelumnya Itu, setidaknya lima artefak lain telah ditemukan Di kawasan yang sama, yang mengindikasikan adanya potensi situs sejarah yang belum sepenuhnya terungkap.
Melihat potensi itu, pihak desa berinisiatif Merangsang pembangunan museum mini sebagai sarana Pelatihan sekaligus upaya pelestarian sejarah lokal. Ide tersebut telah dikoordinasikan Bersama Dinas Wisata Internasional dan Kebudayaan Kabupaten Kediri.
——–
Artikel ini telah naik Di detikJatim.
(wsw/wsw)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Artefak Berharga Ditemukan Di Sawah, Diduga Yoni tapi Kondisinya Tak Utuh Lagi











