Jakarta –
Mencari tempat liburan yang terjangkau dan Damai Di Jakarta? Setu Babakan, Perkampungan Kekayaan Budaya Dunia Betawi Di Jagakarsa, Jakarta Selatan, bisa menjadi pilihan yang ideal.
Selain kekayaan budayanya, pengunjung dapat menikmati suasana tepi danau yang Damai sambil menjelajahi perairan Didalam perahu kayuh, yang sering disebut sebagai perahu bebek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikTravel, deretan perahu dayung yang berwarna-warni, dirancang menyerupai makhluk-makhluk menawan seperti singa laut, kuda laut, dan pelikan, ditambatkan Didalam aman Di tepi setu dikelilingi Didalam pepohonan hijau.
Pengunjung terlihat Didalam gembira mengayuh perahu mereka melintasi perairan Danau Setu Babakan yang Damai. Untuk yang penasaran Sebagai menjelajahi objek wisata ini, Skuat detikTravel telah mengumpulkan semua informasi penting langsung Didalam sumbernya!
Harga dan Kapasitas
Objek wisata air ini menawarkan Pengalaman Hidup yang terjangkau. Ati, yang bekerja Di loket tiket Setu Babakan, menjelaskan bahwa pembayaran ditentukan berdasarkan per orang, bukan per perahu.
1. Dewasa/Remaja (13 tahun Di atas): Rp15.000 per orang.
2. Anak-anak (3-13 tahun): Rp10.000 per orang.
3. Batita (Di bawah 3 tahun): Gratis.
“Satu unit ini kapasitasnya paling banyak maksimal empat orang, (terdiri Didalam) dua dewasa dan dua anak-anak,” ujar seorang petugas Di loket wisata, Ati.
Sebagai anak-anak, pihak pengelola mewajibkan pendampingan orang dewasa. “Kalau lagi ramai itu, harus ada dewasanya minimal satu orang. Anak-anak nggak bisa naik sendiri kalau lagi ramai,” tegasnya.
Sebagai pembayarannya, pengunjung bisa menggunakan uang tunai (cash) atau Pindah bank atau QRIS, Akan Tetapi Di dikunjungi detikTravel, beberapa waktu lalu, sistem pembayaran QRIS Di lokasi Di Merasakan kendala.
Jam Operasional
Wahana sepeda air Setu Babakan beroperasi setiap hari Didalam pembagian waktu yang unik. Pengelola menerapkan jam istirahat khusus Di siang hari.
1. Sesi Pagi: Pukul 08.00 WIB – 11.00 WIB.
2. Istirahat Dzuhur: Pukul 11.00 WIB – 13.00 WIB.
3. Sesi Sore: Pukul 13.00 WIB – 16.30 WIB.
“Kita kan Dzuhur nggak boleh Di Di air. Iya, Karena Itu buka lagi jam satu sampai setengah lima sore,” jelas Ati.
Sebagai langkah proaktif Sebagai melindungi para pengunjung, pengelola telah menugaskan enam anggota staf lapangan Sebagai bertindak sebagai Skuat rescue, bersama Didalam dua petugas loket tiket yang bertugas mengawasi 20 perahu yang Di ini beroperasi.
Pemeliharaan rutin perahu dilakukan setiap minggu, yang meliputi pengurasan air yang tergenang dan perbaikan kebocoran jika diperlukan. Pihak pengelola terus Menyimak Didalam cermat perubahan Kebugaran cuaca.
“Udah warning agak gelap, ada suara petir, kita langsung cut (tutup) dulu Sambil. Nanti kalau udah agak cerah lagi Mutakhir kita buka lagi,” tambah Ati memastikan Perlindungan pengunjung.
Jika traveler ingin suasana yang lebih sepi dan Damai, datanglah Di hari kerja (weekdays). Ati menuturkan bahwa tingkat kunjungan Di ini memang Merasakan sedikit penurunan, terutama Di hari biasa yang pemasukannya berkisar Di Rp 150.000 hingga Rp 500.000 saja dan biasanya Mutakhir mulai ada pengunjung Di sore hari.
Kepadatan pengunjung biasanya Mutakhir terlihat Di akhir pekan (Sabtu-Minggu), Di mana jumlah wisatawan yang menyewa perahu bisa mencapai ratusan orang.
(ddn/ddn)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Liburan Murah Di Jakarta! Main Perahu Bebek Di Setu Babakan Mulai Rp10 Ribu











