Jakarta, CNN Indonesia —
BYD Lagi menjadi perbincangan hangat Ke media sosial Sesudah video yang memperlihatkan BYD Alat berhenti Ke Di genangan Genangan Air Ke Kota Shenyang, China Sebab Kendaraan Bermotor Roda Dua penggeraknya copot.
Rekaman itu memunculkan spekulasi usai komponen Kendaraan Pribadi tersebut lepas Akan Tetapi masih terhubung kabelnya. Menyambut Baik hal itu, perusahaan buka suara.
BYD Mengungkapkan lepasnya rangkaian Kendaraan Bermotor Roda Dua penggerak Dibelakang diakibatkan kendaraan telah menghantam benda yang terendam Genangan Air Pada melintas. Perusahaan menegaskan insiden tersebut murni disebabkan benturan, bukan cacat produksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjelasan itu disampaikan Pada Langzhang News menghubungi layanan pelanggan resmi BYD Auto Lewat telepon Ke 14 Juli.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BYD menjelaskan Alat tersebut Merasakan benturan hebat Ke Dibagian bawah kendaraan dan kerusakan itu disebabkan benturan Pada menerobos genangan air, bukan masalah Standar produk.
Pernyataan ini muncul sehari Sesudah video insiden tersebut viral. Rekaman Bersama jalanan yang terendam Genangan Air Ke Shenyang memperlihatkan sebuah BYD Alat menyeret komponen logam besar Ke bawah bumper Dibelakang.
Sebagian warganet Justru bercanda bahwa SUV itu “melahirkan” Kendaraan Bermotor Roda Dua penggerak Dibelakang.
Meski demikian, BYD Alat masih dapat melaju Bersama lampu kendaraan menyala, Sambil unit Kendaraan Bermotor Roda Dua tetap terseret Ke bawah Kendaraan Pribadi.
Melansir Car News China, penjelasan BYD sejalan Bersama peringatan yang disampaikan Executive Vice President BYD He Zhiqi, Ke 8 Juli, atau lima hari Sebelumnya insiden Ke Shenyang.
Ia mengatakan baterai Blade Battery telah memenuhi standar ketahanan air IP67 dan IP68 Untuk Situasi darurat. Akan Tetapi, ia menegaskan sertifikasi tersebut bukan berarti kendaraan aman digunakan Untuk menerobos genangan air.
Menurutnya, batu, trotoar, atau benda lain yang tersembunyi Ke bawah permukaan air dapat menyebabkan kerusakan serius Ke Dibagian bawah kendaraan, meski baterai dan sistem kelistrikan bertegangan tinggi tetap terlindungi.
BYD Alat merupakan SUV tiga baris yang tersedia Di varian plug-in hybrid (PHEV) dan battery electric vehicle (BEV).
Varian standar DM-i menggunakan sistem penggerak roda Didepan (FWD), sedangkan varian Prestasi tinggi DM-p dan versi listrik bermotor ganda (dual Kendaraan Bermotor Roda Dua EV) menggunakan sistem penggerak semua roda (AWD) Bersama Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik Dibelakang khusus, yakni komponen yang copot Di insiden Ke Shenyang.
Kendaraan Pribadi ini Memperoleh dimensi hingga 4.905 mm panjang, 1.950 mm lebar, dan 1.725 mm tinggi, Bersama wheelbase 2.820 mm.
Lalu varian tertinggi dibekali sistem Pemberian pengemudi DiPilot 300 yang ditenagai prosesor Nvidia Drive Orin X dan memori sistem 12 GB.
(ryh/mik)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Viral Kendaraan Bermotor Roda Dua Penggerak BYD Copot Ke China, Perusahaan Buka Suara











