Generasi Z memang ada saja gebrakannya. Kali ini, sebagian Hingga antaranya yang melabeli diri sebagai ‘remaja jompo’ diketahui sering mengonsumsi Terapi-Terapi pereda nyeri, yang sayangnya tanpa konsultasi lebih dulu Bersama Praktisi Medis.
Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PB PERNEFRI) Dr dr Pringgodigdo Nugroho, SpPD-KGH mengatakan konsumsi pereda nyeri tanpa pengawasan bisa merusak ginjal.
“Itu banyak Hingga sini, ibuprofen, piroxicam. Nah itu kalau minum Untuk jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan ginjal,” kata dr Pringgo Pada ditemui Hingga Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dr Pringgo menambahkan biasanya Terapi nyeri yang paling banyak dikonsumsi Komunitas tanpa pengawasan adalah yang masuk golongan Terapi Antiinflamasi Nonsteroid (AINS) atau Nonsteroidal Anti-inflammatory Drugs (NSAID).
Ini merupakan kelompok Terapi yang umum digunakan Sebagai meredakan nyeri (analgesik), menurunkan demam (antipiretik), dan Mengurangi peradangan (antiinflamasi).
Bagaimana NSAID Merusak Ginjal?
Dikutip Bersama Cleveland Clinic, salah satu Terapi golongan NSAID yaitu ibuprofen yang dikonsumsi Untuk jangka waktu lama dan tanpa pengawasan, dapat menyebabkan masalah ringan hingga berat.
Masalah yang relatif ringan seperti diare, mual, atau sakit perut, hingga masalah Kesejaganan yang lebih serius. Ginjal adalah organ yang paling Bisa Jadi rusak akibat penggunaan ibuprofen yang berlebihan.
Diperkirakan bahwa NSAID yang digunakan Sebagai mengobati nyeri dan peradangan berkontribusi Pada lebih Bersama 100.000 rawat inap dan 16.000 kematian setiap tahun Hingga AS.
Selain merusak ginjal, berikut dampak konsumsi Terapi golongan NSAID yang tidak sesuai:
- Masalah saluran pencernaan, termasuk pendarahan.
- Serangan jantung
- Gagal jantung
- Tekanan darah tinggi
- Toksisitas hati
- Kadar natrium rendah
- Stroke
- Ulkus
Halaman 2 Bersama 2
(dpy/up)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Viral Gen Z Sedikit-sedikit Minum Terapi Nyeri, Sefatal Apa Dampaknya Hingga Ginjal?











