Cerita Pria Kelebihan Vitamin D Berujung Ginjal Rusak, Ini Awal Mulanya

Jakarta

Mengonsumsi Pendukung Kesehatan Kesejaganan sering kali Disorot aman, Akan Tetapi kisah seorang pria yang dipublikasikan Di jurnal BMJ Case Reports menjadi peringatan keras. Akibat mengonsumsi Vitamin D Di dosis yang jauh melampaui anjuran, pria tersebut harus dilarikan Hingga Puskesmas Bersama serangkaian komplikasi Kesejaganan serius.

Pria yang tidak disebutkan identitasnya ini Menyoroti mual, muntah, nyeri perut, kram kaki, telinga berdenging (tinnitus), hingga penurunan berat badan drastis sebanyak 12,7 kg tanpa sebab yang jelas. Sesudah dilakukan serangkaian tes, Ahli Kepuasan mendiagnosisnya Merasakan hipervitaminosis D, sebuah Situasi keracunan akibat akumulasi Vitamin D yang berlebihan Hingga Di tubuh.

Penyebab Situasi fatal ini terungkap Sesudah pasien mengaku menjalani protokol Pendukung Kesehatan atas saran seorang ahli gizi pribadi. Ia mengonsumsi lebih Bersama 20 jenis Pendukung Kesehatan tanpa resep, termasuk 150.000 IU (International Units) Vitamin D setiap hari.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah tersebut 200 kali lipat lebih tinggi Bersama rekomendasi harian standar. Sebagai perbandingan, institusi Kesejaganan seperti NIH merekomendasikan hanya 600 hingga 800 IU per hari Untuk orang dewasa.

Alami gangguan organ



Vitamin D sejatinya berfungsi membantu tubuh menyerap kalsium Untuk memperkuat tulang dan sistem Kekebalan. Akan Tetapi, ketika kadarnya terlalu tinggi, ia memicu hiperkalsemia, yaitu penumpukan kalsium yang berlebihan Di darah.

Dampaknya bisa merusak berbagai organ tubuh, seperti:

  • Ginjal: Pembentukan batu ginjal hingga gagal ginjal.
  • Jantung dan Otak: Gangguan irama jantung, kebingungan, hingga koma.
  • Pencernaan: Sembelit, tukak lambung, dan pankreatitis.
  • Psikologis: Depresi, psikosis, dan apatis.

Zat yang Sulit Dikeluarkan Bersama Tubuh

Salah satu bahaya terbesar Bersama keracunan Vitamin D adalah sifatnya yang larut Di lemak. Berbeda Bersama vitamin yang larut Di air (seperti Vitamin C) yang bisa dibuang Lewat urine, Vitamin D disimpan Hingga hati dan sel lemak.

Tes Bersama Detail menyingkirkan kemungkinan kanker tetapi Menunjukkan bahwa ginjal pasien tidak berfungsi Bersama baik.

“Lantaran waktu paruhnya yang lama (Di dua bulan), Tanda-Tanda keracunan bisa bertahan Pada berminggu-minggu Walaupun pasien sudah berhenti mengonsumsi Pendukung Kesehatan tersebut,” catat penulis studi tersebut.

Malahan dua bulan Sesudah keluar Bersama Puskesmas, kadar Vitamin D pria ini dilaporkan masih sangat tinggi meski kadar kalsiumnya sudah mulai normal.

Halaman 2 Bersama 2

(kna/kna)




Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Cerita Pria Kelebihan Vitamin D Berujung Ginjal Rusak, Ini Awal Mulanya