loading…
Peralihan Hingga Mobil Listrik dan kompor listrik dinilai bisa menjadi langkah strategis Untuk menekan konsumsi energi berbasis Perdagangan Masuk Negeri, baik bahan bakar Migas (BBM) maupun LPG. Foto/Dok
“Penggantian satu juta Kendaraan Pribadi Elektrik dapat Memangkas kebutuhan Migas mentah hingga 13,2 juta barel per tahun,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa Di keterangannya dikutip Kamis (26/3/2026).
Menurut Fabby, Di sektor Rumah tangga, penggunaan kompor listrik juga dinilai efektif menekan konsumsi LPG. Untuk Rumah tangga mampu, kompor listrik Malahan lebih ekonomis dibandingkan LPG nonsubsidi, sekaligus Memangkas ketergantungan Di Perdagangan Masuk Negeri energi.
Baca Juga: Insentif Mobil Listrik Bisa Tekan Perdagangan Masuk Negeri BBM
“Jika Rumah tangga mulai menggunakan kompor induksi, penghematan LPG bisa mencapai lebih Di 130 ton per tahun,” jelasnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kendaraan dan Kompor Listrik Kunci Kurangi Perdagangan Masuk Negeri Energi











