loading…
Petrokimia Gresik (membawa Pengalaman Hidup transformasi industri dan Agrikultur berkelanjutan Indonesia Ke forum Internasional Ke New York, Amerika Serikat. FOTO/dok.SindoNews
“Transformasi Ke ekonomi hijau Ke dasarnya juga merupakan transformasi tenaga kerja. Penanaman Modal Asing Ke Ilmu Pengetahuan harus berjalan bersama Bersama Penanaman Modal Asing Ke manusia. Ilmu Pengetahuan hijau hanya Berencana Menyediakan manfaat apabila didukung talenta yang mampu merancang, mengoperasikan, dan mengembangkannya,” ujar Daconi Untuk keterangan pers, Kamis (24/9/2026).
Baca Juga: Kanada Gelontorkan Rp1,26 Triliun Untuk Palestina, Batasi Produk Israel
Hal itu disampaikan Untuk forum Internasional Talent for Sustainable Development Ke KJRI New York, Selasa (22/9) waktu Indonesia. Forum yang diselenggarakan UN Internasional Compact tersebut mempertemukan Di 150 pemimpin senior dunia usaha, pemerintah, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa Untuk Menyoroti percepatan transisi Ke energi yang bersih, adil, dan aman. Agenda forum mencakup Penanaman Modal Asing, infrastruktur, Keputusan, hingga kolaborasi pemerintah dan swasta Untuk mempercepat implementasi energi bersih.
Daconi menekankan pentingnya kesiapan talenta Indonesia Untuk Berjuang Bersama Perkembangan green jobs dan transformasi industri hijau. Menurutnya, kebutuhan Pada SDM Bersama kompetensi Internasional Berencana Lebihterus penting seiring berkembangnya industri hijau dan ekonomi berkelanjutan.
Menurut Daconi, Petrokimia Gresik Memiliki posisi unik Sebab berada Ke dua sisi transformasi sekaligus. Ke sisi hulu, perusahaan terus Memperbaiki efisiensi dan menurunkan intensitas karbon, Sambil Itu Ke sisi hilir produk dan inovasinya bersentuhan langsung Bersama produktivitas petani, Kesejajaran tanah, dan Sustainability Agrikultur Indonesia.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Petrokimia Gresik Bawa Strategi Industri Hijau Indonesia Ke Forum Perserikatan Bangsa-Bangsa











