loading…
Sekilas masjid Tjia Kaang Hoo ini bentuknya seperti kelenteng. Foto: Niko Prayoga
Sekilas, masjid yang terletak Di Jalan Haji Soleh Kelurahan Pekayon Pasar Rebo Jakarta Timur ini terlihat seperti kelenteng Bersama warna merah dan emas yang mendominasi serta lampion yang menggelantung Di sepanjang jalan Ke masjid tersebut. Akan Tetapi adzan yang berkumandang menegaskan bahwa bangunan itu merupakan sebuah masjid yang berdiri kokoh.
Frans (37), Pengurus DKM sekaligus Ketua Yayasan Haji Abdul Soleh mengatakan, keunikan masjid ini ada Di arsitekturnya. Jika biasanya masjid identik Bersama arsitektur gaya Timur Ditengah, Masjid Tjia Kaang Hoo justru menonjolkan diri Bersama gaya arsitektur yang mirip Bersama kelenteng. Malahan tata letak ruangan, gerbang, dan hiasan yang digunakan juga hampir mirip Bersama sebuah kelenteng.
Baca Juga : 10 Masjid Terbesar Di Dunia, Umat Muslim Indonesia Patut Bangga
Alasannya, sebagai representasi bahwa Tjia Kaang Hoo atau dikenal Bersama Haji Abdul Soleh sebagai pendiri masjid dulunya beragama Kong Hu Chu. Ia Lalu menjadi mualaf dan menyebarkan agama Islam Bersama membentuk majelis taklim Di rumahnya yang sekarang ini menjadi Masjid Tjia Kaang Hoo.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Unik dan Sarat Makna, Masjid Tjia Kaang Hoo Hadir Bersama Nuansa Tionghoa Di Jakarta Timur











