loading…
dr Gia Pratama (kiri) da Menkes Budi Sadikin Gunadi. Foto: Instagram
Salah satunya seperti yang diungkapkan Dari Praktisi Medis Umum sekaligus influencer Ke dunia Kesejajaran, dr. Gia Pratama. Di unggahan terbaru Ke akun instagramnya, ia turut menyampaikan duka cita atas meninggalnya dr. Myta dan mendoakan almarhumah ditempatkan Ke sisi terbaik Tuhan.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya sejawat kita, dr. Myta Aprilia Azmi. Semoga Allah Merasakan amal ibadahnya, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkannya Ke tempat terbaik Ke sisi-Nya,” ungkap dr. Gia, dikutip Minggu (3/5/2026).
Baca Juga : Praktisi Medis Muda yang Tak Lelah Mengedukasi Kelompok dan Tangkal Hoaks Covid-19
Lebih Jelas, ia menyampaikan beberapa pesan mendalam Untuk para Praktisi Medis internship yang masih bertugas hingga Pada ini. Ia berpesan agar tetap menjaga Kesejajaran meski status mereka adalah mengabdi sebagai Praktisi Medis muda.
“Sebagai teman-teman Praktisi Medis internship, lelahmu valid. Sakitmu harus didengar. Keselamatanmu harus dijaga,” kata dia.
dr. Gia juga mengingatkan bahwa Praktisi Medis internship bukanlah mesin jaga atau tenaga kerja yang bisa dibayar murah. Para Praktisi Medis internship merupakan para Praktisi Medis muda yang Di mengabdi serta punya batasan kapasitas.
“Teman-teman bukan tenaga kerja murah dan bukan mesin jaga. Praktisi Medis muda yang Di belajar mengabdi tapi sekaligus manusia yang punya batas,” tutur dr. Gia.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Berduka Atas Meninggalnya dr. Myta Aprilia, dr. Gia Pratama Ingatkan Hak Praktisi Medis Internship











