loading…
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meminta aparat penegak hukum tidak Menyediakan perlakuan khusus Untuk mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Foto/Felldy Asyla Utama
Hasto mengingatkan bahwa tidak boleh ada suatu ketidakadilan, apalagi ditunjukkan secara ekstrem kepada rakyat yang Di ini Berjuang Didalam kesulitan kehidupan ekonomi akibat tantangan yang tidak ringan.
Baca juga: Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan Ke Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
“Dan ini sangat kontras Didalam proses penegakan hukum yang terjadi, yang berkaitan Didalam mantan Jampidsus, Bapak Febrie. Ke mana tadi kami katakan Ke Di sambutan, bagaimana warga Bangsa yang Dari konstitusi Memperoleh kedudukan yang sama Ke mata hukum, ternyata tidak sama Ke hadapan penegak hukum,” kata Hasto Ke kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Minggu (26/7/2026).
Hasto Setelahnya Itu menceritakan kembali Pengalaman Hidup pribadinya Di Berjuang Didalam proses hukum. Meski merasa menjadi korban kriminalisasi akibat sikap kritisnya pasca-Pemilihan Umum 2024, ia mengaku tetap menaati prosedur hukum, termasuk Di harus mengenakan rompi oranye dan diborgol.
Ia mengingatkan bahwa ketidakadilan yang dipertontonkan secara ekstrem kepada rakyat, terutama Ke Di kesulitan ekonomi, dapat memicu ketidakpuasan publik yang luas. “Ini yang Berencana mempercepat ketidakpuasan itu,” ujarnya menegaskan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum











