loading…
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf. Foto/Dok SindoNews
Pertemuan pleno ini memutuskan Sebagai meninjau kembali keputusan Pertemuan Pleno PBNU Di 9 Desember 2025 serta memulihkan kembali posisi Gus Yahya sebagai Ketua Umum PBNU.
Pertemuan pleno juga Merasakan pengembalian mandat Bersama KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU. Rais Aam menyampaikan bahwa pengembalian mandat tersebut disampaikan secara resmi Lewat surat tertulis.
Baca Juga: Bahtsul Masail DIY: Islah dan Kedaulatan Muktamar Bersama Sebab Itu Kunci Penyelesaian Konflik PBNU
“Kita Merasakan pengembalian mandat Bersama KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat Ketua Umum. Saya Merasakan suratnya, dan kami mengucapkan terima kasih atas langkah yang sangat terhormat ini,” kata Kiai Miftach Untuk keterangannya, Jumat (30/1/2026).
Pertemuan pleno tersebut digelar secara luring dan daring Bersama diikuti jajaran pengurus PBNU. Kiai Miftach menjelaskan, pelaksanaan Pertemuan pleno kali ini bersifat mendesak Untuk menjaga keutuhan jam’iyah Di Di berbagai agenda besar NU dan situasi kebencanaan nasional.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Posisi Gus Yahya Dipulihkan, Kembali Bersama Sebab Itu Ketua Umum











